Sektor non-makanan kini semakin menarik untuk pebisnis selama Ramadan, mengingat risiko kedaluwarsa rendah dan pasar lebih stabil daripada F&B. Bagi kamu yang ingin memanfaatkan momentum ini, bisa cek 10 ide usaha di bulan puasa yang laris selama Ramadan 2026 berikut.
1. Bisnis Fashion Muslim
Pada Ramadan 2026, konsumen, terutama wanita milenial dan Gen Z, lebih menyukai fashion yang personal dan eksklusif. Produk massal kehilangan daya tarik, sebab motif umum sudah terlalu pasaran. Hal ini pun mendorong munculnya tren pakaian yang mencerminkan identitas pribadi di pasar.
Sementara itu, bisnis fashion print on-demand ini tergolong menguntungkan karena produk memiliki perceived value tinggi sedangkan berbiaya produksi rendah.
Estimasi Modal Awal: Rp5.000.000 – Rp8.000.000
2. Jasa Deep Cleaning Hunian & Tempat Ibadah
Menjelang Ramadan, tradisi bersih-bersih (Taharah) tak bisa dilewatkan. Pada 2026, tidak sedikit keluarga yang beralih ke jasa deep cleaning profesional untuk membersihkan bagian rumah yang sulit dijangkau, mulai dari jok sofa dan kasur hingga gorden berat dan karpet.
Tak heran jika jasa kebersihan menjadi salah satu usaha yang laris di bulan puasa sebab fokusnya pada menjajakan jasa, bukan berdagang barang. Deep cleaning sendiri merupakan layanan bernilai tinggi. Faktanya, satu kali bersih-bersih untuk hunian kecil bisa mencapai hingga Rp800 ribu per sesi.
Estimasi Modal Awal: Rp4.000.000 – Rp7.000.000
3. Hampers dan Parsel Non-Makanan
Tren hampers Ramadan terus berubah. Dulu didominasi kue kering dan sirup, namun hampers 2026 ditandai kejenuhan konsumen terhadap bingkisan makanan yang mudah kedaluwarsa atau isinya itu-itu saja.
Kini, preferensi konsumen bergeser ke functional gifting, yaitu hadiah yang aesthetic dan berguna jangka panjang. Karena itu, hampers bisa menjadi dagangan yang laris di bulan puasa. Kuncinya ada pada bundling dan packaging menarik.
Kamu bisa mendapat untung dari selisih harga grosir barang isian dengan harga jual paketnya, dengan mark-up hingga 100%.
Estimasi Modal Awal: Rp2.500.000 – Rp5.000.000
4. Jasa Penitipan Hewan Peliharaan
Menjelang Lebaran 2026, jutaan pemudik akan menghadapi dilema antara harus membawa atau meninggalkan hewan peliharaan di rumah. Ini membuka peluang bisnis penitipan hewan yang kerap kehabisan slot, sehingga bisa juga disebut sebagai usaha paling laris di bulan puasa.
Estimasi Modal Awal: Rp6.000.000 – Rp9.000.000
5. Produksi & Jual Amplop Lebaran
Di sisi lain, momen bagi-bagi THR membuka peluang untuk jualan di bulan puasa yang laris berupa amplop unik. Tren 2026 mengarah pada desain kreatif dan interaktif seperti amplop 3D, berisi kuis, dengan humor kekinian, atau berbahan flanel yang bisa dipakai ulang.
Estimasi Modal Awal: Rp500.000 – Rp1.500.000
Baca Juga:
- Rayakan 13 Tahun, Lion Parcel Tebar Promo 13.13 dan Siapkan Strategi Jitu Jelang Ramadan
- Tips Keuangan untuk Bisnis di Ramadan, Panduan Praktis dan Lengkap
- 10 Ide Bisnis di Bulan Ramadan yang Laris dan Tips Biar Makin Cuan
6. Spesialis Laundry Karpet & Perlengkapan Ibadah
Jasa cuci karpet bisa menjadi peluang usaha di bulan puasa yang tepat. Permintaannya melonjak drastis, baik dari persiapan masjid untuk Tarawih maupun rumah tangga yang bersiap untuk acara silaturahmi jelang open house Lebaran.
Estimasi Modal Awal: Rp5.000.000 – Rp8.000.000
7. Bisnis Dekorasi Rumah
Produk dekorasi seperti sarung bantal bermotif Islami, taplak meja elegan, hingga lampus hias bergaya Maroko sedang populer. Menariknya, tren ini didorong keinginan kuat masyarakat untuk merayakan momen Hari Raya dengan visual indah dan siap dipamerkan.
Kamu bisa menggunakan sistem dropship atau reseller dengan stok terbatas. Cara ini efektif untuk meminimalkan risiko jika barang tidak laku terjual.
Estimasi Modal Awal: Rp2.000.000 – Rp4.000.000
8. Jasa Desain Grafis & Konten Media Sosial
Bisnis jasa kreatif ini sangat menguntungkan dengan margin hingga hampir 100% karena minim biaya operasional fisik. Bonusnya, kamu bisa merancang template basic yang kemudian kamu modifikasi dan jual ke klien yang berbeda.
Estimasi Modal Awal: Rp500.000 – Rp1.500.000
9. Jasa Titip (Jastip) Oleh-Oleh
Bisnis jastip beroperasi dengan model yang sederhana, di mana keuntungannya berasal dari fee per item atau persentase harga barang. Modal yang kamu butuhkan terutama untuk dana talangan membeli barang, apabila belum menerapkan sistem pembayaran di muka secara penuh.
Estimasi Modal Awal: Rp1.000.000 – Rp3.000.000
10. Jadi Agen Lion Parcel
Momentum Ramadan mendorong kenaikan drastis pada volume pengiriman barang akibat belanja online. Kamu bisa langsung memanfaatkan peluang ini dengan menjadi agen Lion Parcel.
Tidak perlu armada operasional sendiri, cukup sediakan lokasi strategis untuk menawarkan jasa pengiriman. Garasi rumah atau kios kecil bisa kamu sulap menjadi gerai resmi. Dengan modal kecil Rp10 juta, kamu bisa dapat keuntungan hingga untung besar puluhan juta per bulannya.
Kebutuhan Modal Awal:
- Timbangan digital (kapasitas minimal 30 kg atau 60 kg)
- Meteran
- Printer
- Laptop dan smartphone
- Koneksi internet stabil
- Spanduk atau banner identitas agen
- Ruang usaha (bisa menggunakan teras rumah atau ruko)
Yang paling menggiurkan dari kemitraan ini adalah skema komisi besar hingga 35% dari total ongkos kirim. Angka ini jelas menggoda bagi siapa saja yang ingin mencicipi usaha di bulan puasa yang laris. Lonjakan kebutuhan pengiriman parcel Lebaran otomatis melipatgandakan pundi-pundi rupiah di kantong. Info selengkapnya di sini.
Yuk, segera ambil langkah nyata sebelum Ramadan tiba. Daftar sekarang juga dan siap-siap panen raya bersama Lion Parcel!