Live TikTok kini menjadi salah satu channel paling efektif untuk membangun brand sekaligus meningkatkan penjualan. Banyak pemula berhasil mendapatkan penjualan hanya dari satu sesi live.
Namun di sisi lain, tidak sedikit yang merasa live pertamanya sepi, hingga tidak menghasilkan apa pun. Jadi perlu perencanaan yang matang untuk menjalankannya, berikut hal-hal penting yang perlu disiapkan sebelum pertama kali live TikTok agar pengalamannya terasa lebih percaya diri dan profesional.
Tentukan Tujuan Live Sejak Awal
Sebelum menekan tombol “Go Live”, pastikan kamu tahu tujuannya apa yang akan dilakukan.
Live tanpa tujuan sering kali membuat pembawaan tidak fokus dan terkesan ragu-ragu. Misalnya untuk mengenalkan produk baru, menghabiskan stok tertentu, hingga sekedar membangun interaksi?
Dari tujuan yang jelas ini akan mempermudah kamu untuk membuat alur bicara, durasi, hingga cara menjual produk ke pelanggan.
Fokus pada Produk yang Benar-Benar Siap Dijual
Kesalahan umum saat live pertama adalah menampilkan terlalu banyak produk tanpa kesiapan stok. Akibatnya, ketika ada penonton yang tertarik, seller justru kebingungan menjawab pertanyaan atau memastikan ketersediaan barang.
Untuk live pertama, sebaiknya fokus pada beberapa produk utama saja. Pastikan stok tersedia, harga sudah final, dan kamu memahami keunggulan produk tersebut. Menjadikan satu produk sebagai unggulan juga membantu live terasa lebih fokus dan mudah dipahami penonton.
Semakin sederhana pilihan produk, semakin besar peluang penonton untuk mengambil keputusan membeli.
Pastikan Peralatan Live Mendukung
Live TikTok tidak membutuhkan peralatan mahal, tetapi kualitas visual dan audio tetap berpengaruh besar terhadap kenyamanan penonton. Suara yang tidak jelas atau gambar yang terlalu gelap bisa membuat penonton cepat keluar.
Gunakan ponsel dengan kamera yang layak dan pastikan baterai cukup, tripod sederhana membantu menjaga gambar tetap stabil, sementara ring light atau lampu meja bisa meningkatkan pencahayaan secara signifikan. Jangan lupa memastikan koneksi internet stabil agar live tidak terputus di tengah jalan.
Peralatan yang rapi akan membuat live terlihat lebih profesional, meskipun dilakukan dari rumah.
Susun Alur Bicara Agar Live Tidak Kaku
Rasa canggung saat live biasanya muncul karena tidak tahu harus berbicara apa. Oleh karena itu, meskipun tidak perlu skrip kaku, alur bicara tetap perlu disiapkan.
Mulailah dengan pembukaan singkat untuk menyapa penonton dan memperkenalkan diri. Lanjutkan dengan penjelasan produk, manfaatnya, dan alasan kenapa produk tersebut layak dibeli. Sisipkan ajakan follow, share live, atau bertanya di kolom komentar agar interaksi tetap berjalan.
Dengan alur sederhana yang berulang, live akan terasa lebih mengalir dan tidak membingungkan.
Utamakan Interaksi, Bukan Sekadar Jualan
Live TikTok yang hanya berisi promosi tanpa interaksi cenderung cepat ditinggalkan. Penonton ingin merasa dilibatkan, bukan hanya dijadikan target jualan.
Biasakan membaca komentar, menjawab pertanyaan, dan menyebut nama penonton. Interaksi kecil seperti ini bisa membuat penonton merasa dihargai dan betah lebih lama di live kamu. Untuk live pertama, bangun suasana yang nyaman terlebih dahulu.
Interaksi yang hangat sering kali menjadi pembuka jalan menuju penjualan.
Pilih Waktu Live yang Masuk Akal
Waktu live juga sangat memengaruhi jumlah penonton, banyak pemula live di jam acak lalu kecewa karena live terasa sepi.
Biasanya, malam hari antara pukul 19.00–22.00 adalah waktu yang cukup aman karena banyak orang sudah selesai beraktivitas. Setelah beberapa kali live, kamu bisa mulai mengevaluasi jam mana yang paling efektif untuk audiens.
Konsistensi jam live juga membantu membangun kebiasaan penonton untuk kembali.
Pastikan Sistem Pengiriman Sudah Siap
Pengalaman belanja tidak berhenti saat checkout, tetapi saat paket benar-benar diterima. Karena itu, sistem pengiriman perlu dipersiapkan sejak awal.
Penonton sering menanyakan ongkir, estimasi pengiriman, dan keamanan paket. Dengan sistem pengiriman yang jelas, kamu bisa menjawab pertanyaan tersebut dengan percaya diri.
Seller yang siap kirim biasanya terlihat lebih profesional di mata penonton.
Evaluasi Live untuk Perbaikan Berikutnya
Tidak harus sempurna, justru evaluasi setelah live adalah kunci untuk berkembang.
Perhatikan durasi live, jumlah penonton tertinggi, produk yang paling banyak ditanyakan, serta momen ketika penonton mulai turun. Dari data ini, kamu bisa mengetahui apa yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan di live berikutnya.
Sedikit evaluasi rutin bisa memberikan dampak besar pada performa live kedepannya.
Pengiriman Rapi Membantu Bangun Kepercayaan Pelanggan
Live TikTok bisa menarik pembeli, tetapi pengiriman yang rapi akan membuat mereka kembali. Pengiriman yang cepat, aman, dan transparan membantu meningkatkan kepuasan pelanggan sekaligus peluang repeat order.
Dengan sistem pengiriman yang terorganisir, seller juga lebih mudah memberikan update status kirim paket dan membantu pelanggan melakukan lacak resi tanpa ribet.
Lion Parcel, Solusi Pengiriman untuk Seller TikTok Live
Untuk mendukung penjualan dari live TikTok, Lion Parcel hadir sebagai jasa pengiriman paket yang bisa diandalkan oleh seller online. Dengan fitur cek ongkir yang transparan membantu menciptakan pengalaman belanja yang lebih aman dan nyaman bagi pelanggan.
Jangkauan pengiriman yang luas juga memudahkan seller menjangkau pembeli dari berbagai daerah tanpa khawatir soal logistik.