Tidak. Kamu bisa memulainya dari bahan-bahan lokal yang tahan lama seperti beras, mie kering, ikan kaleng, dan kacang-kacangan yang harganya sangat terjangkau di pasar.
Cek setiap enam bulan sekali. Gunakan barang yang sudah mendekati tanggal kedaluwarsa untuk konsumsi sehari-hari, lalu ganti dengan stok baru agar perputarannya tetap segar.
Sangat bisa. Pastikan kamu mengemas makanan kaleng dalam kardus yang tebal dan beri bantalan agar tidak penyok saat perjalanan.