Shopee adalah salah satu marketplace terbesar di Indonesia dengan jutaan pengguna aktif setiap hari. Artinya, peluang untuk jualan dan menjangkau pembeli itu sangat besar baik buat yang baru mulai bisnis, maupun yang ingin scale up toko yang sudah berjalan.
Tapi realitanya, jualan di Shopee bukan cuma soal upload produk lalu tunggu order masuk.
Persaingan makin ketat, penjual makin banyak, perang harga terjadi di mana-mana. Kalau kamu salah pilih produk, risikonya lumayan: barang bisa tidak laku, stok menumpuk, dan modal malah “nyangkut” di gudang.
Karena itu, riset produk adalah langkah wajib sebelum memutuskan jualan apa. Dengan riset yang benar, kamu bisa tahu:
- Produk apa yang sedang dicari orang
- Siapa target pasar yang paling potensial
- Bagaimana kondisi kompetitor
- Seberapa besar peluang produk tersebut menghasilkan omzet
Nah, biar proses risetnya lebih cepat dan berbasis data, salah satu tools yang bisa kamu manfaatkan adalah Tokpee.
Apa itu Tokpee?
Tokpee adalah tools riset Produk Shopee yang dirancang untuk membantu penjual menemukan produk potensial berdasarkan data. Mulai dari tren pasar, kompetitor, hingga estimasi performa penjualan semuanya bisa kamu akses untuk mengambil keputusan yang lebih aman dan terarah.
Kalau kamu ingin tahu bagaimana Tokpee bisa bantu toko kamu lebih siap bersaing, yuk bahas fitur-fiturnya.
Fitur Tokpee untuk Riset Produk Shopee
1) Riset Produk Laris
Fitur ini membantu kamu menemukan produk yang paling diminati di marketplace.
Kamu bisa melihat produk mana yang punya penjualan tinggi dan stabil. Ini penting supaya kamu tidak “nebak-nebak” saat menentukan produk, dan bisa fokus pada barang yang memang sudah terbukti dicari pasar.
2) Analisis Produk Trending (Real-Time Data)
Salah satu keunggulan Tokpee adalah analisis berbasis data real-time.
Dengan fitur ini, kamu bisa memantau produk yang:
- masih dalam proses pengiriman
- baru terjual
- sold out / habis
Manfaatnya jelas: kamu jadi bisa menghindari produk “basi” yang hype-nya sudah lewat. Data real-time juga membantu kamu lebih responsif, sehingga bisa selangkah lebih cepat dari kompetitor.
3) Analisis Permintaan Produk
Tokpee juga memungkinkan kamu membandingkan beberapa produk sekaligus untuk melihat mana yang punya permintaan lebih besar.
Dengan fitur ini, kamu bisa menilai:
- produk mana yang punya potensi omzet lebih tinggi
- produk mana yang lebih “aman” untuk dijual
- produk mana yang lebih cocok untuk niche toko kamu
Hasilnya, keputusan kamu jadi lebih berbasis data dan jauh lebih minim risiko.
Manfaat Tokpee untuk Bisnis Online
Tokpee bukan sekadar tools riset. Kalau dipakai konsisten, Tokpee bisa bantu toko kamu lebih terarah dan siap berkembang.
✅ Hemat Waktu & Tenaga
Tanpa tools, riset produk bisa makan waktu: buka banyak toko, bandingin manual, cek satu per satu. Dengan Tokpee, kamu bisa dapat insight penting hanya dalam beberapa klik.
✅ Keputusan Bisnis Lebih Tepat
Data dan analisis yang lebih jelas membantu kamu mengurangi risiko salah pilih produk. Kamu jadi lebih yakin sebelum stok barang dan keluar modal.
✅ Peluang Profit Lebih Besar
Produk yang tepat = peluang penjualan lebih tinggi. Tokpee membantu kamu fokus pada produk yang benar-benar dicari pasar, bukan sekadar “kata orang lagi rame”.
✅ Strategi Marketing Lebih Terarah
Dengan melihat kompetitor dan tren, kamu bisa menyusun strategi pemasaran yang lebih relevan: positioning, harga, bundling, hingga konten promosi.
✅ Stok Lebih Aman & Efisien
Riset yang tepat membantu kamu menjaga stok: tidak kebanyakan sampai numpuk, dan tidak kehabisan saat permintaan lagi tinggi. Cash flow jadi lebih stabil.
Sukseskan Penjualan Shopee dengan Tokpee
Kalau kamu ingin toko Shopee lebih siap bersaing, Tokpee bisa jadi solusi yang tepat. Dengan data real-time, analisis tren, dan insight kompetitor, kamu tidak perlu lagi riset secara manual dan tebak-tebakan.
Mulai dari Rp50.000/bulan, kamu sudah bisa akses tools riset yang membantu kamu memilih produk yang lebih potensial dan memperbesar peluang “banjir order”.
Yuk coba Tokpee sekarang dan rasakan bedanya jualan pakai data, bukan pakai feeling.