Supply Chain: Proses Panjang di Balik Kiriman Cepat ke Rumahmu

Supply Chain: Proses Panjang di Balik Kiriman Cepat ke Rumahmu

Penulis
Danish Syahputra
Tanggal publish
23 Mei 2025

Pernahkah kamu membeli barang secara online lewat e-commerce dan bertanya-tanya, bagaimana bisa barang tersebut yang berasal dari luar kota, bahkan luar negeri, bisa sampai ke depan pintu rumah hanya dalam beberapa hari? Ternyata, proses panjang dan kompleks yang memungkinkan hal tersebut terjadi adalah supply chain atau rantai pasok. 

 

Supply chain atau dalam bahasa Indonesia rantai pasokan adalah fondasi untuk mendapatkan efisiensi, kepuasan pelanggan, hingga keberlangsungan bisnis. Supply chain tidak bisa dilakukan sendirian, perlu adanya beberapa pihak yang membantu agar prosesnya semakin lancar. Penasaran dengan penjelasannya? 

 

Simak artikel berikut dengan seksama sampai selesai ya! Karena dalam artikel ini akan dibahas mulai dari pengertiannya, komponen penting, tantangan, hingga perbedaannya dengan logistik. Tanpa berlama-lama, mari kita lanjut pembahasannya!

Apa itu Supply Chain?

Supply Chain: Proses Panjang di Balik Kiriman Cepat ke Rumahmu

 

Supply chain, atau rantai pasok adalah sistem yang menghubungkan semua aktivitas, orang, organisasi, sumber daya, dan informasi yang terlibat dalam proses produksi dan distribusi suatu produk. Mulai dari bahan baku hingga sampai ke tangan konsumen akhir.

 

Tujuannya adalah untuk mengoptimalkan proses distribusi agar lebih efisien, mengurangi biaya, dan meningkatkan kepuasan pelanggan.

 

Dalam dunia yang semakin maju dan bisnis yang semakin dinamis, proses supply chain yang efisien menjadi hal yang sangat krusial untuk memastikan kelancaran pasokan barang dan jasa.

 

Selain itu, supply chain yang efisien akan memberikan keunggulan kompetitif bagi perusahaan, dimana dapat merespons akan perubahan pasar dengan cepat namun tetap bisa menjaga konsistensi produk yang berkualitas. 

 

Baca juga: Lindungi Barang dari Lembap! Fungsi Strategis Silica Gel di Dunia Logistik

Komponen Penting dalam Supply Chain

Supply Chain: Proses Panjang di Balik Kiriman Cepat ke Rumahmu

 

Ada beberapa komponen penting yang menjaga agar supply chain dapat berjalan dengan baik, antara lain:

  • Planning (Perencanaan)

    Tahap ini adalah tahap awal supply chain, dimana pada tahap ini bertujuan untuk merancang strategi untuk memenuhi permintaan pelanggan. Tahap ini meliputi perencanaan produksi dan pengaturan jadwal sumber daya. 
  • Sourcing (Pengadaan Bahan Baku)

    Tanpa bahan baku, proses produksi tidak bisa dimulai. Perusahaan akan melakukan pengadaan bahan baku sembari dilakukan quality control untuk mendapatkan kualitas, harga, dan kemampuan pemenuhan yang tepat waktu. Dalam proses ini akan terjadi juga proses negosiasi kontrak dan pengaturan pengiriman bahan baku.
  • Manufacturing (Produksi)

    Di tahap ini, bahan baku diproses menjadi produk jadi. Pada tahap ini, produksi melibatkan berbagai langkah seperti perakitan, pengolahan, Efisiensi produksi berpengaruh besar terhadap biaya dan kualitas produk.
  • Warehousing (Pergudangan)

    Barang yang sudah jadi disimpan di gudang sebelum dikirimkan. Manajemen gudang yang baik membantu mencegah kerusakan barang dan mempermudah distribusi.
  • Distribution (Distribusi)

    Setelah tahap produksi selesai, selanjutnya adalah produk akan didistribusikan ke beberapa titik dari pabrik atau gudang ke pusat distribusi atau pengecer. Pada tahap ini ada beberapa hal yang menjadi variabel yaitu manajemen transportasi, pengiriman barang, dan pemilihan moda transportasi seperti via darat, laut, atau udara. 
  • Retailer & Customer (Pengecer dan Pelanggan)

    Ini adalah titik akhir dari supply chain. Produk akan sampai di tangan konsumen dan disinilah pengalaman pelanggan menjadi sangat menentukan.

     

    Biasanya produk akan sampai terlebih dulu pada pengecer baru nantinya akan sampai ke pelanggan. Jadi pastikan bahwa rantai pasokan bekerja dengan lancar agar permintaan pengecer dan pelanggan terpenuhi. 

Baca juga: Transhipment dalam Dunia Logistik: Pengertian, Manfaat, dan Tantangannya

Kenapa Supply Chain Penting?

 

Bukan hanya kirim barang, karena supply chain memegang peranan penting dalam menentukan performa dan keberlanjutan bisnis secara keseluruhan. Berikut ini alasannya:

  • Efisiensi Biaya
    Supply chain yang tertata baik bisa mengurangi biaya operasional, seperti biaya penyimpanan, produksi berlebih, dan logistik yang tidak efisien.
  • Peningkatan Kepuasan Pelanggan
    Barang datang cepat dan dalam kondisi baik? Itu semua karena supply chain yang berjalan mulus. Kepuasan pelanggan bisa meningkat drastis.
  • Daya Saing Bisnis
    Di era serba cepat ini, siapa yang punya rantai pasok efisien akan unggul. Produk bisa dijual lebih murah, lebih cepat, dan lebih stabil.
  • Kemampuan Beradaptasi
    Saat terjadi gangguan (misalnya pandemi atau keterlambatan bahan baku), perusahaan dengan supply chain fleksibel akan lebih mampu bertahan.
  • Peningkatan Laba
    Dengan semakin banyaknya permintaan pelanggan yang terpenuhi akan membuat sentimen baik di pasaran. Sehingga banyak pelanggan yang akan menjadi pengguna setia dikarenakan ketersediaan produk tersebut.

Baca juga: Apa Itu First Mile Delivery? Ini Pengertiannya dalam Logistik

Tantangan yang Mempengaruhi Supply Chain

Ada beberapa hal yang dapat menjadi tantangan untuk supply chain dan berasal dari berbagai aspek, baik internal maupun eksternal. Berikut ini beberapa tantangannya: 

1. Ketersediaan Bahan Baku

Ketersediaan bahan baku adalah yang penting agar produk berjalan dengan lancar. Bahan baku bisa mengalami gangguan dari berbagai faktor seperti faktor alam, politik, atau masalah lainnya yang dapat mengakibatkan keterlambatan baik produksi atau distribusi. 

2. Logistik dan Transportasi

Infrastruktur transportasi dan logistik memiliki peran kunci dalam supply chain. Sedikit saja keterlambatan dapat mengakibatkan gangguan distribusi barang ke pengecer atau pelanggan.

3. Kebijakan Pemerintah

Peraturan pemerintah bisa menjadi tantangan yang berpengaruh, karena dapat mempengaruhi perdagangan internasional, tarif, dan regulasi impor atau ekspor.

4. Pengaruh Cuaca dan Musim

Cuaca dan musim mempengaruhi hasil pertanian tertentu. Beberapa hasil pertanian sangat bergantung pada cuaca yang mengakibatkan ketidakpastian dalam aliran pasokan bahan baku tertentu.

 

Baca juga: Mengenal Dispatcher Logistik, Pengatur Agar Paketmu Sampai Tepat Waktu

Supply Chain vs Logistics: Apa Bedanya?

 

Banyak yang masih bingung membedakan supply chain dan logistik. Keduanya memang berkaitan, tapi berbeda ruang lingkup.

  • Logistik lebih fokus pada aktivitas fisik seperti penyimpanan dan pengiriman barang.
  • Supply Chain mencakup logistik, tapi juga proses lainnya seperti pengadaan, produksi, manajemen relasi supplier, dan perencanaan permintaan.

Bisa dibilang, logistik adalah bagian dari supply chain.

 

Baca juga: Apa Itu Logistik? Ini Penjelasan Lengkap Mulai dari Fungsi hingga Jenis-jenisnya

 

Nah, jadi itu dia sedikit pembahasan mengenai supply chain yang ternyata selama ini membantu barang kamu bisa sampai dengan aman. Walaupun salah satu aktivitas yang sudah lama dilakukan, namun supply chain dapat dipadukan dengan teknologi. 

 

Dan dari kesimpulan poin terakhir, betul adanya bahwa logistik adalah bagian dari supply chain. Jika berbicara tentang logistik, Lion Parcel sebagai penyedia jasa ekspedisi bisa kamu pilih untuk menjadi partner logistik kamu karena Lion Parcel #BeraniDiandelin!

 

#kirimpaket #jasaekspedisi
Mau kirim paket tapi males keluar rumah?
Cobain Pick-up sekarang!
logo-btn.png
Kirim sekarang

Lihat promo spesial!

logo-btn.png
Semua promo