Inventory Control: Kunci Sukses Mengelola Stok dan Menjaga Bisnis Tetap Efisien

Inventory Control: Kunci Sukses Kelola Stok dan Jaga Bisnis Tetap Efisien

Penulis
Danish Syahputra
Tanggal publish
1 September 2025

Dalam dinamika bisnis dan logistik, memahami inventory control dengan baik adalah kunci sukses. Ya, karena keberhasilan bisnis kamu tergantung pada bagaimana kamu bisa membeli, menyimpan, menjual produk kamu sendiri. 

 

Istilah ini mungkin terdengar teknis, namun bayangkan saja jika kamu sebagai pemilik sebuah toko online mengalami kehabisan stok padahal produk tersebut sedang laris. Akibatnya pelanggan kecewa, bisnis kehilangan penjualan, bahkan pindah ke kompetitor. 

 

Sebaliknya, jika stok produk berlebihan, toko kamu mau tidak mau harus menanggung biaya penyimpanan tambahan, bahkan lebih buruk lagi dimana produk bisa rusak atau kadaluarsa. Nah, di sinilah peran penting inventory control dalam mengatur stok produk bisnis kamu. 

Apa Itu Inventory Control?

Apa itu Inventory Control?

Inventory control adalah proses mengelola, mengawasi, dan mengatur persediaan barang agar sesuai dengan kebutuhan bisnis. Artiannya, efisiensi stok dan penyimpanan harus berimbang agar bisnis bisa selalu berjalan dengan aman. 

 

Dalam bahasa Indonesia, inventory control sering disebut sebagai pengelolaan stok. Sama seperti bahasa inggrisnya, memastikan rantai pasok produk agar tersedia ketika dibutuhkan pelanggan, memastikan bahwa produk selalu tersedia ketika dibutuhkan pelanggan sembari menjaga agar stok tidak berlebihan. 

 

Proses ini tidak hanya berlaku untuk bisnis retail, tetapi juga pabrik, gudang distribusi, hingga sektor logistik para seller.

 

Baca juga: Cara Cerdas Mengatur Buffer Stock untuk Bisnis Online agar Stok Tetap Aman

Perbedaan Inventory Control dan Inventory Management

Secara bahasa, keduanya kerap kali dikira hal yang sama padahal berbeda. 

  • Inventory Management: mencakup keseluruhan strategi pengelolaan persediaan, mulai dari perencanaan, pembelian, penyimpanan, hingga distribusi.
  • Inventory Control: lebih fokus pada pengawasan dan pengendalian stok yang ada di gudang agar sesuai dengan kebutuhan operasional.

Singkatnya, fokus inventory management lebih besar dan luas jika dibandingkan dengan inventory control yang berfokus pada menjaga stok agar selalu optimal. 

 

Baca juga: Stok Berantakan Bikin Pusing? Ini Cara Biar Bisnis Kamu Lebih Tertata

Tujuan Inventory Control

Mengapa inventory control begitu penting dalam bisnis? Berikut beberapa tujuannya:

  • Menjaga Ketersediaan Barang

Agar bisnis bisa memenuhi permintaan pelanggan tanpa ada kekosongan stok.

  • Mengurangi Biaya Penyimpanan

Dengan pengendalian stok yang baik, biaya penyimpanan bisa ditekan. Tidak ada lagi gudang penuh barang yang tidak laku dan tidak perlu menyewa tempat yang lebih luas. 

  • Meminimalkan Risiko Barang Rusak atau Kadaluarsa

Terutama untuk produk makanan, farmasi, dan kosmetik, stok berlebih bisa berisiko merugikan jika kedaluwarsa.

  • Meningkatkan Efisiensi Operasional

Gudang yang tertata dengan baik mempermudah tim operasional dalam proses packing dan distribusi.

  • Meningkatkan Kepuasan Pelanggan

Ketersediaan produk yang konsisten membuat pelanggan merasa puas karena bisa mendapatkan barang kapanpun mereka butuhkan.

 

 
 
 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Lion Parcel (@lionparcelid)

Metode dalam Inventory Control

Dalam praktiknya, ada beberapa metode inventory control yang biasa digunakan perusahaan:

  • FIFO (First In, First Out)

Barang yang masuk lebih dulu harus dijual atau dipakai lebih dulu. Cocok untuk produk yang memiliki tanggal kadaluarsa.

  • LIFO (Last In, First Out)

Barang yang masuk terakhir dipakai lebih dulu. Biasanya digunakan dalam industri dengan harga barang yang fluktuatif.

  • ABC Analysis

Persediaan dibagi menjadi tiga kategori seperti di bawah, dengan begitu barang akan lebih mudah dipantau alurnya:

A: barang bernilai tinggi, volume rendah (harus diawasi ketat).

B: barang dengan nilai dan volume sedang.

C: barang bernilai rendah tetapi volumenya besar.

  • Just In Time (JIT)

Stok hanya disediakan ketika ada permintaan. Efisien, tetapi membutuhkan koordinasi yang sangat baik dengan pemasok.

Menyediakan stok cadangan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan atau keterlambatan pasokan.

Contoh Inventory Control dalam Kehidupan Sehari-Hari

Apa Itu Inventory Control?

 

Untuk memudahkan, mari ambil contoh dari beberapa sektor:

  • Retail: Supermarket menerapkan sistem FIFO untuk memastikan produk makanan segar lebih dulu keluar dari rak.
  • Manufaktur: Pabrik otomotif menggunakan metode JIT untuk mengurangi biaya penyimpanan sparepart.
  • E-commerce: Marketplace besar memakai sistem ABC analysis untuk menentukan prioritas pengelolaan barang bernilai tinggi.
  • Farmasi: Apotek menerapkan safety stock agar obat-obatan penting tetap tersedia meski ada lonjakan permintaan.

Tantangan dalam Inventory Control

Meski penting, inventory control juga menghadapi tantangan:

1. Lonjakan Permintaan Tak Terduga

Lonjakan permintaan ini bisa terjadi karena beberapa hal, misalnya ada kampanye besar seperti tanggal kembar, promo Ramadan, atau promo kemerdekaan. 

2. Human Error

Tantangan seperti ini merupakan faktor internal yang sangat wajar apabila terjadi karena setiap orang adalah individu yang berbeda, jadi pastikan untuk melakukan pelatihan yang komprehensif. 

3. Biaya Teknologi

Perusahaan kecil sering kesulitan mengadopsi sistem digital, seperti Warehouse Management System (WMS).

4. Rantai Pasok Kompleks

Keterlambatan dari pemasok bisa mengganggu keseimbangan stok di gudang, oleh karena itu sangat penting untuk menjaga komunikasi dengan pemasok. 

 

Hindari kesalahan dalam membangun bisnis retail, baca selengkapnya di sini ya: 8 Kesalahan Membangun Bisnis Retail yang Bikin Rugi, Jangan Ditiru!

Peran Teknologi dalam Inventory Control

Di era digital, inventory control tidak lagi dilakukan secara manual dengan catatan kertas atau Excel sederhana. Banyak perusahaan kini beralih ke sistem Warehouse Management System (WMS) atau software ERP yang memungkinkan pengawasan stok secara real-time.

 

Beberapa manfaat penerapan teknologi dalam inventory control:

  • Data stok lebih akurat.
  • Proses picking dan packing lebih cepat.
  • Integrasi dengan marketplace atau sistem penjualan online.
  • Laporan stok bisa dipantau kapan saja.

Baca juga: Warehouse vs Fulfillment: Mana yang Lebih Cocok untuk Bisnismu?

Tips Menerapkan Inventory Control untuk UMKM

Bagi UMKM, inventory control bisa dimulai dengan langkah sederhana:

Tidak perlu langsung sistem besar, bisa mulai dengan aplikasi stok berbasis cloud.

  • Catat Stok Masuk dan Keluar Secara Rutin

Disiplin mencatat adalah kunci agar stok tidak kacau.

  • Terapkan Metode FIFO

Terutama untuk produk yang mudah rusak atau kedaluwarsa.

  • Hitung Safety Stock

Selalu sediakan cadangan, apalagi jika bisnis sering menghadapi lonjakan permintaan.

  • Evaluasi Secara Berkala

Cek data penjualan dan stok tiap bulan untuk menyesuaikan strategi.

Inventory Control dan Peran Jasa Pengiriman Barang Lion Parcel

Pengendalian persediaan tidak akan optimal tanpa dukungan distribusi yang baik. Misalnya, ketika stok sudah terjaga, tetapi pengiriman ke pelanggan terlambat, tetap saja akan menurunkan kepuasan konsumen.

 

Di sinilah pentingnya bekerja sama dengan jasa pengiriman barang yang andal. Layanan ekspedisi seperti Lion Parcel bisa menjadi solusi inventory control. Dengan jaringan ekosistem yang luas dan sistem cek resi real-time, pengiriman barang dari gudang ke pelanggan bisa lebih terjamin, sehingga persediaan berjalan lancar dari hulu ke hilir.

 

Cek resi Lion Parcel bisa dilakukan dengan 3 cara di bawah ini, yaitu:

1. Lewat Website Resmi

Cara cek resi di website:

  1. Buka website Lion Parce, kemudian masuk ke laman tracking Lion Parcel
  2. Masukkan nomor resimu di kolom yang tersedia. 
  3. Terakhir Klik "Lacak" dan tunggu sampai status pengiriman keluar, seperti status terkini, lokasi terakhir paket, jenis layanan, dan estimasi waktu sampai.

Website jasa pengiriman barang Lion Parcel bisa kamu akses dengan mudah melalui smartphone atau laptop, sehingga cocok buat kamu yang ingin cek resi cepat tanpa perlu unduh aplikasi atau login akun.

2. Lewat Aplikasi Lion Parcel

Jika kamu sering berkirim paket dengan jasa pengiriman barang Lion Parcel, sebaiknya unduh aplikasinya, ya. Tidak hanya cek resi, aplikasi ini juga punya sejumlah menu yang akan mempermudah proses berkirim paket kamu.

 

Aplikasinya juga menyimpan riwayat tracking secara otomatis, sehingga tidak perlu input ulang saat ingin mengecek status terkininya lagi. Selain itu, kamu juga akan menerima notifikasi setiap kali ada update pengiriman.

 

Caranya:

  1. Unduh aplikasi Lion Parcel
  2. Daftar dan login ke aplikasi, lalu pilih menu cek resi di beranda. 
  3. Setelah itu masukkan nomor resimu dan semua informasi status akan langsung muncul.

3. Lewat Dashboard Pengiriman

Buat kamu yang seller atau partner, sekarang bisa cek semua status pengirimanmu dengan mudah melalui fitur Dashboard Pengiriman. Di sini kamu juga bisa cek histori pengiriman, unduh resi massal, cek status banyak sekaligus, sekaligus filter pencarian sesuai kebutuhan.

 

Kamu cukup masuk melalui laman ini, dan berbagai kemudahan di atas langsung bisa terakses.

 

#optimasistok #tipsbisnis #jasaekspedisi #lilo #cekresi #jasapengirimanbarang
Mau kirim paket tapi males keluar rumah?
Cobain Pick-up sekarang!
logo-btn.png
Kirim sekarang

Lihat promo spesial!

logo-btn.png
Semua promo