Pengiriman tidak hanya soal mengantar paket dari titik A ke titik B. Kegiatan ini mencakup serangkaian perjalanan yang terbagi dalam beberapa tahap. Salah satu tahap penting adalah middle mile delivery.
Tapi sebenarnya apa itu middle mile? Yuk, simak pentingnya mengenal istilah middle mile delivery lebih lanjut.
Definisi Middle Mile Delivery
Misalnya sebuah produk baru saja diambil dari penjual. Inilah tahap pertama dalam pengiriman, yang kita sebut first mile. Namun, sebelum produk tersebut sampai ke tangan pembeli (atau last mile), paket tersebut harus melalui sebuah tahap penting di tengah perjalanan. Di sinilah middle mile delivery berperan.
Sederhananya, middle mile adalah proses pengangkutan barang dari gudang utama ke hub distribusi atau fulfillment center. middle mile delivery sendiri ibarat “anak tengah” dalam rantai pengiriman. Tidak selalu mendapat perhatian utama, namun memegang peranan penting dalam menjaga kelancaran seluruh alur.
Alur middle Mile Delivery dalam Proses Logistik
Lantas, seperti apa mekanisme middle mile delivery? Walau sekilas tampak seperti satu tahap saja, nyatanya middle mile delivery memiliki alur kerja yang sistematis. Berikut ini urutan umumnya:
Dimulai dari Pusat Gudang atau Warehouse
Tahap inilah yang menjadi titik temu semua barang. Produk dari berbagai sumber, baik penjual maupun pemasok, dihimpun di gudang pusat. Selanjutnya, barang-barang tersebut disortir dan dipersiapkan untuk dikirim ke beragam daerah.
Dikirim ke Hub Regional
Setelah penyortiran rampung, barang-barang mulai bergerak, melintasi kota maupun provinsi, baik melalui rute darat maupun udara. Karena dikirim dalam jumlah besar dengan kendaraan angkut khusus, proses ini terbilang amat hemat waktu dan tenaga.
Disortir Kembali di Hub untuk Dikirimkan via Last Mile
Begitu kiriman sampai di hub wilayah, proses sortir dilakukan sekali lagi. Kali ini fokusnya adalah tujuan akhir, mulai dari kota, area tempat tinggal, hingga lokasi persis. Setelah itu, paket diserahkan kepada tim last mile yang akan mengantarkannya langsung ke alamat penerima.
Pentingnya Middle Mile Delivery dalam Efisiensi Operasional
Berikut ini alasan penting mengapa pelaku usaha maupun pelanggan sebaiknya mengenal istilah middle mile delivery:
Pengaruh terhadap Kecepatan Pengiriman
Kelancaran proses middle mile berperan besar dalam mempercepat alur distribusi. Begitu barang tiba di hub regional lebih awal dari gudang sentral, pengantaran ke pelanggan juga jadi lebih cepat.
Efisiensi Biaya Operasional
Perencanaan rute middle mile yang cerdas (mengandalkan pengiriman massal, jalur langsung, dan distribusi kendaraan yang efisien) memberikan keuntungan besar berupa penghematan bahan bakar, waktu, dan tenaga. Untungnya lagi, efisiensi ini juga bisa berdampak positif bagi pelanggan. Ini dia yang namanya win-win solution.
Optimasi Stok dan Ketersediaan Barang
Pernah terhalang tulisan “Stok Kosong” saat belanja online? Hal ini sering kali merupakan dampak dari kendala dalam supply chain. Sebaliknya, middle mile yang efisien memungkinkan pengisian ulang stok di berbagai wilayah berjalan lebih gesit, sehingga inventori senantiasa terjaga dan pelanggan pun tetap puas.
Baca Juga: Apa Itu First Mile Delivery? Ini Pengertiannya dalam Logistik
Tantangan dalam middle Mile Delivery
Sebagaimana sistem pada umumnya, middle mile delivery pun tidak lepas dari lika-liku. Terdapat berbagai tantangan yang bisa menjadi batu sandungan bila tidak diantisipasi dengan tepat.
Koordinasi Antar Gudang dan Hub
Kelancaran komunikasi berarti kelancaran middle mile delivery. Jika ada ketidaksesuaian informasi antar gudang pusat dan hub regional, atau bila sistem tracking tidak berfungsi optimal, segala sesuatunya bisa terganggu.
Terlambat update atau sinkronisasi data juga mau tak mau akan menyebabkan perubahan rute mendadak bahkan penumpukan paket. Tentunya, hal ini sangat merepotkan semua pihak.
Ketergantungan pada Moda Transportasi
Pengiriman pada fase middle mile delivery bergantung pada truk, kereta, atau moda transportasi besar lainnya. Sistem ini memang efisien, tetapi bisa dengan cepat terganggu begitu ada kejadian tak terduga.
Cuaca buruk, macet, penutupan jalan, atau masalah teknis pada kendaraan? Semua faktor ini bisa mengakibatkan delay yang akhirnya berimbas pada last mile delivery.
Volume Barang yang Besar
Jumlah barang yang harus dipindahkan dalam satu waktu amat besar. Dan, menangani volume sebanyak itu tentu bukan perkara sederhana, perlu sistem logistik yang andal. Apabila infrastruktur atau software tidak dapat mengikuti, dampaknya bisa berupa overload, delay, hingga barang hilang.
Strategi Mengoptimalkan Middle Mile Delivery
Nah, puas mengenal istilah middle mile delivery dan menyadari tantangan yang berpotensi muncul, pertanyaan berikutnya adalah, bagaimana cara mengoptimalkannya? Untungnya, ada berbagai strategi cerdas yang dapat diadopsi untuk membuat bagian ini lebih cepat, lebih mulus, dan lebih terjangkau.
Integrasi Teknologi Logistik
Pertama-tama, teknologi adalah kunci sukses. Dengan memanfaatkan Sistem Manajemen Transportasi (TMS), bisnis dapat melacak pengiriman secara real-time, mengevaluasi kinerja, dan segera mengambil tindakan jika ada masalah. Semua update, informasi, dan kendali tersedia dalam satu tempat.
Perencanaan Rute yang Efisien
Apabila rute antara gudang dan pusat distribusi tidak dioptimalkan, delay bisa terjadi dan berdampak pada pengiriman di last mile. Sebaliknya, perencanaan yang matang menghasilkan waktu tempuh yang lebih singkat, penghematan bahan bakar, dan tentu saja, kepuasan pelanggan.
Pemanfaatan Gudang Mikro dan Hub Strategis
Strategi cerdas yang terakhir adalah menempatkan lebih banyak titik distribusi yang lebih dekat dengan pelanggan. Gudang mikro dan hub regional bisa memangkas jarak serta waktu kirim secara signifikan.
View this post on Instagram
Peran Jasa Pengiriman Lion Parcel dalam Middle Mile Delivery
Lalu, bagaimana perusahaan logistik yang berpengalaman mengatur middle mile delivery di negara besar dan terdiri dari banyak pulau seperti Indonesia? Yuk, intip bagaimana jasa pengiriman Lion Parcel memainkan peran penting dalam memastikan middle mile delivery berjalan sempurna!
Sistem Distribusi Nasional yang Terintegrasi
Jasa pengiriman Lion Parcel telah mengembangkan jaringan distribusi yang sangat luas, mencakup hampir seluruh pelosok Indonesia. Dari kota-kota utama hingga daerah-daerah yang lebih terpencil, sistem kami yang terintegrasi memperlancar pergerakan barang dari gudang pusat ke hub regional, tanpa pandang lokasi.
Armada Transportasi Sendiri dan Terjadwal
Keunggulan lain yang tidak kalah penting? Jasa pengiriman Lion Parcel mengoperasikan armada milik sendiri. Artinya, kami tidak perlu bergantung pada pihak ketiga untuk mengurus transportasi middle mile. Dengan sistem yang terjadwal, kami dapat memenuhi deadline ketat dan menghindari delay sewaktu-waktu.
Pemanfaatan Teknologi Tracking yang Terintegrasi
Selain itu, jasa pengiriman Lion Parcel juga mengandalkan sistem tracking internal yang terhubung langsung dengan tampilan yang pelanggan lihat. Jadi, begitu paket meninggalkan gudang dan menuju ke pusat distribusi, baik pihak perusahaan maupun pelanggan sama-sama bisa melacak perjalanannya secara real-time.
Kirim Paketmu Bersama Jasa Pengiriman Lion Parcel
Mengenal istilah middle mile delivery dan menyadari perannya, kamu pasti bertanya-tanya: “Bagaimana caranya agar pengiriman bisa melalui proses middle mile yang lancar juga?”
Tidak perlu pusing-pusing! Jasa pengiriman Lion Parcel sudah memiliki semua sistem, armada, dan teknologi mumpuni untuk mewujudkannya. Baik untuk kebutuhan pribadi atau bisnis, Lion Parcel selalu siap membantu!
Jadi, saat kamu perlu kirim paket, kenapa tidak memilih jasa pengiriman yang benar-benar memahami setiap langkah perjalanan barang, dari gudang hingga tiba di depan gerbang? Yuk, gunakan jasa pengiriman Lion Parcel sekarang!