12 Sumber Cuan Prilly Latuconsina dan Strategi Bisnisnya
Nama Prilly Latuconsina selalu berhasil mencuri perhatian publik. Bukan hanya karena kariernya di dunia hiburan, tetapi juga karena strategi bisnisnya yang terbilang agresif dan terukur. Tak heran jika banyak orang penasaran dengan sumber kekayaan Prilly Latuconsina yang kabarnya makin meningkat.
Menariknya lagi, di tengah sorotan tersebut, ia justru mengaktifkan fitur Open to Work di LinkedIn demi belajar hal baru. Di sinilah publik mulai melihat bahwa perjalanan suksesnya bukan sekadar soal popularitas, tetapi juga soal mentalitas bisnis yang matang.
Nah, untuk kamu yang penasaran dengan perjalanan bisnis Prilly Latuconsina dan ingin mencontek strategi bisnisnya, yuk langsung cek informasi di bawah!
12 Sumber Kekayaan Prilly Latuconsina
Jika kita telusuri lebih dalam, sumber pundi-pundi Prilly tidak hanya berasal dari satu bidang. Lalu, Prilly Latuconsina memiliki usaha apa saja? Ini dia 12 daftarnya!
1. Karier di Industri Hiburan (Aktris, Film, Sinetron, FTV)
Karier Prilly berjalan sejak kecil melalui Sanggar Ananda. Namanya melejit lewat sinetron Ganteng Ganteng Serigala dan semakin kuat saat membintangi franchise film Danur sejak 2017. Dalam beberapa laporan, ia disebut pernah menerima bayaran hingga Rp1 miliar untuk sekali syuting film, lho.
Prestasinya bahkan membawanya masuk daftar Forbes 30 Under 30 Asia kategori Entertainment & Sports. Nah, sumber pemasukan dari sektor ini biasanya dari honor akting, royalti, tampil di acara, hingga proyek hiburan lain.
2. Musik
Selain akting, Prilly juga merilis beberapa lagu. Salah satunya “Tak Bisa Bersama” yang berkolaborasi dengan Vidi Aldiano. Dari dunia musik ini, ia akan mendapatkan royalti dan pendapatan dari distribusi digital.
3. Presenter dan Event
Sejak kecil, ia sudah terbiasa tampil sebagai presenter, termasuk dalam acara Koki Cilik. Ia juga dipercaya terlibat dalam event besar seperti Festival Film Indonesia dan berbagai talk show hiburan. Aktivitas ini tentu menjadi tambahan pemasukan yang konsisten.
4. YouTube (Adsense dan Monetisasi Konten)
Channel YouTube Prilly memiliki lebih dari 3 juta subscribers. Berdasarkan estimasi youtubers.me, pendapatannya bisa berkisar US$52.000–US$317.000 per tahun. Itu artinya, ia bisa menghasilkan puluhan juta rupiah per bulan dari monetisasi konten saja.
5. Rumah Produksi dan Produksi Film
Prilly pernah menjadi Co-Founder dan Executive Producer di Sinemaku Pictures. Ia terlibat dalam produksi film Kukira Kau Rumah, sebagai pemain sekaligus produser. Peran ini otomatis memberinya kontrol kreatif sekaligus peluang keuntungan lebih besar.
6. Bisnis Penyewaan Kapal (Yacht)
Ia mendirikan Salaya Yacht sebagai Founder & CMO bisnis ini. Setelah itu, ia membeli yacht seri Merry Fisher 795 yang ditaksir Rp2,5 miliar, lalu menambah dua armada tambahan untuk ekspansi. Model bisnis ini terbilang unik dan menyasar pasar premium dengan untung lebih besar.
7. Bisnis Perhiasan
Prilly juga mendirikan brand emas ILY Gold yang menyasar anak muda. Sebab, produk yang dijualnya kebanyakan menggunakan desain modern dan ikut tren kekinian.
8. Bisnis Kuliner
Beberapa usaha kuliner yang ia kelola antara lain LA JOIE Bakery Cafe serta restoran Nona Picknick dan Nona Judes. Prilly juga menjalankan bisnis kue dan roti serta restoran dengan konsep makanan pedas. Diversifikasi ini membuat usaha Prilly Latuconsina lebih stabil karena menyasar pasar luas.
9. Produk Kecantikan dan Konsumen
Sumber kekayaan Prilly Latuconsina juga datang dari brand minuman kolagen Before After Me dan brand fashion Rebel Princess yang lumayan populer. Strategi bisnis dengan personal branding yang kuat membuat produk-produk miliknya ini cepat dikenal pasar dan menghasilkan.
10. Endorsement dan Brand Ambassador
Dengan puluhan juta followers Instagram, tarif endorsement-nya disebut berada di kisaran Rp50–100 juta per posting. Apalagi melalui kerja sama dengan brand seperti Azarine dan Y.O.U, otomatis tambahan pendapatannya juga makin naik.
11. Kepemilikan Klub Sepak Bola
Prilly pernah menjadi pemilik Persikota Tangerang. Langkah yang terbilang unik ini menunjukkan keberaniannya masuk ke industri olahraga profesional.
12. Aset Properti dan Barang Mewah
Kabarnya Prilly memiliki rumah mewah senilai sekitar Rp20 miliar dan yacht pribadi Merry Fisher 795 senilai Rp2,5 miliar. Seiring bertambahnya tahun, aset seperti ini jelas mendatangkan keuntungan yang menggiurkan.
Baca Juga:
- Seperti Prilly Latuconsina, Tutorial Aktifkan Open to Work LinkedIn
- Sumber Kekayaan Ayushita, Artis yang Menikah dengan Gerald Situmorang
- Bukti Perempuan Hebat, Ini 7 Artis Berzodiak Gemini yang Sukses
Tips Berbisnis Ala Prilly Latuconsina yang Bisa Kamu Tiru
Menjalankan bisnis-bisnis di atas tentu tidak segampang membalikkan telapak tangan. Nah, melalui berbagai kesempatan, Prilly pernah menyebutkan beberapa strategi bisnis yang ia jalankan dan bisa kamu tiru, seperti:
1. Berani Memulai, Tapi Tetap Menghitung Risiko Secara Matang
Menurut Prilly, keberanian saja tidak cukup, karena modal nekat tanpa perhitungan justru berbahaya. Budget harus sesuai kemampuan, arus kas dijaga tetap sehat, dan setiap keputusan diambil dengan pertimbangan realistis. Spekulasi boleh saja, tapi harus berbasis data dan perencanaan.
2. Analisis Target Pasar dan Baca Momentum dengan Jeli
Ia menekankan pentingnya memahami perubahan perilaku konsumen, termasuk saat pandemi mengubah pola belanja masyarakat. Karena itu, sebelum launching produk, riset pasar harus detail.
3. Kenali Kekuatan dan Kelemahan Diri Sejak Awal
Prilly pernah mengakui kegagalan bisnis pertamanya karena kurang kuat di sisi operasional. Dari situ ia belajar bahwa mengenali kelemahan diri bukan tanda kalah, tapi langkah strategis. Dengan begitu, kamu tahu kapan harus belajar dan kapan harus mencari partner yang lebih kompeten.
4. Jangan Sampai Salah Memilih Partner Bisnis
Bisnis bukan kerja individu, karena butuh partner. Pastikan partner kamu punya visi sejalan dan saling melengkapi agar tidak ada risiko konflik.
5. Punya Mental Baja Saat Menghadapi Kegagalan
Kegagalan dalam bisnis bukan akhir perjalanan, sehingga Prilly melihatnya sebagai proses belajar. Mental tahan banting inilah yang membedakan pebisnis yang berhenti di tengah jalan dan yang terus bertumbuh.
6. Pastikan Produk Memberi Manfaat Nyata bagi Konsumen
Menurutnya, bisnis bukan hanya soal mengejar profit, tapi juga Produk harus relevan dan memberikan nilai tambah bagi pasar. Jika hanya mengejar cuan tanpa memikirkan kebutuhan konsumen, bisnis kamu akan sulit bertahan lama.
7. Manfaatkan Teknologi dan E-Commerce untuk Efisiensi
Platform digital membantu menekan biaya operasional sekaligus memperluas jangkauan pasar. Ia bahkan belajar membaca laporan keuangan sendiri menggunakan Excel agar lebih memahami kondisi bisnisnya. Artinya, pebisnis tidak boleh gagap teknologi.
8. Pilih Bisnis yang Selaras dengan Minat dan Passion
Beberapa lini bisnisnya ada di bidang kuliner, karena Prilly memang menyukai dunia memasak. Alhasil, ketika bisnis sesuai minat, konsistensi lebih mudah dijaga. Energi yang dikeluarkan terasa lebih ringan karena ada rasa suka di dalamnya.
Bisnis yang Berkembang Butuh Pengiriman Andal
Melihat banyaknya lini usaha tersebut, satu hal yang pasti dibutuhkan dalam bisnis adalah sistem distribusi yang rapi. Terutama bagi kamu yang menjalankan usaha kuliner, fashion, maupun produk kecantikan.
Dalam hal ini, memilih layanan pengiriman paket murah menjadi strategi penting untuk menjaga margin keuntungan. Lion Parcel menyediakan berbagai pilihan layanan dengan ongkir murah, termasuk BIGPACK yang cocok untuk pengiriman dalam jumlah besar atau kirim paket cargo.
Bagi seller yang rutin mengirim barang, layanan BIGPACK Lion Parcel memberikan efisiensi biaya dengan kapasitas berat tertentu. Bahkan ada opsi BIGPACK FAST untuk kebutuhan kirim besar dengan estimasi lebih cepat.
Pada akhirnya, membangun bisnis seperti yang dilakukan Prilly bukan hanya soal ide dan branding. Sistem logistik yang kuat ikut menentukan kepuasan pelanggan. Jika kamu ingin menumbuhkan usaha secara konsisten, pastikan distribusi produk berjalan lancar.
Dengan dukungan layanan yang tepat, strategi bisnis kamu akan lebih stabil dan berkelanjutan, sebagaimana prinsip di balik kekayaan Prilly Latuconsina yang dibangun dari banyak sumber terukur.