10 Cara Menentukan Target Pasar yang Tepat agar Jualan Laris
Cara menentukan target pasar wajib dipelajari setiap pengusaha supaya produk terserap maksimal oleh pembeli. Jika target tidak jelas, barang berisiko menumpuk di gudang. Tidak mau hal itu terjadi, bukan? Jadi, baca ulasan ini sampai tuntas, ya!
Cara Mencari Target Pasar: 10 Tips Ahli
Cara-cara di bawah ini merupakan ringkasan dari berbagai best practice dunia bisnis. Semua materi sudah dikurasi agar kamu bisa segera mempraktikkannya.
Yuk, langsung pelajari apa saja cara-caranya!
1. Membagi Kelompok Berdasarkan Karakter
Langkah awal yang paling mendasar adalah membelah pasar yang luas. Kamu perlu membaginya menjadi kelompok-kelompok kecil dengan ciri yang sama. Menentukan target pasar adalah proses memilah calon pembeli berdasarkan identitas mereka.
Hal ini mencakup:
- Lokasi tempat tinggal
- Usia
- Tingkat pendapatan
- Jenis kelamin
- Gaya hidup
Dengan begitu, kamu tidak lagi membuang tenaga menawarkan produk ke sembarang orang. Dan yang tidak kalah penting, kamu juga bisa menyesuaikan cara bicara brand-mu. Kamu pun akan merasa lebih ‘nyambung’ dengan kebutuhan spesifik pelanggan tersebut.
Meski begitu, tidak perlu membagi segmen terlalu banyak. Cukup fokus pada kelompok yang punya peluang beli paling besar. Terlalu banyak segmen justru bisa memberatkan operasional bisnis kamu sendiri.
2. Fokus pada Keunikan atau Harga
Dalam dunia bisnis yang sarat persaingan, kamu punya dua pilihan:
- Kamu bisa menjadi yang paling murah di pasar tersebut, atau
- Kamu menjadi yang paling beda di mata pelanggan.
Cara menentukan target pasar yang tepat melibatkan keberanian memilih satu jalur. Jika kamu menyasar pelanggan yang sensitif terhadap harga, maka efisiensi adalah kuncinya. Maka, kamu harus menekan biaya produksi supaya harga bisa bersaing.
Sedangkan jika kamu memilih untuk menjadi unik, sasarannya berbeda. Bidik kelompok yang punya kebutuhan super spesifik. Orang-orang ini tidak keberatan membayar lebih demi kualitas yang unggul.
Sebagai catatan, hindari mencoba mengambil kedua posisi itu sekaligus. Hal tersebut malah bisa bikin identitas toko kamu menjadi kabur.
3. Memahami Motivasi di Balik Pembelian
Bagaimana cara menentukan target pasar jika data angka tidak cukup kuat? Terkadang, usia atau jenis kelamin tidak menjelaskan alasan orang membeli. Maka dari itu, kamu harus jeli melihat tujuan yang ingin diselesaikan oleh pelanggan.
Terdapat dimensi perasaan dan status sosial dalam setiap transaksi harian. Penargetan ini lebih melihat pada momen perjuangan konsumen di titik ini. Pembeli mencari solusi karena pilihan yang ada sekarang kurang memuaskan.
Menariknya, pendekatan ini bisa menyatukan berbagai jenis pembeli yang berbeda. Pembeli bisa berasal dari latar belakang apa pun asalkan punya masalah serupa. Dengan begitu, jangkauan pasarmu bisa meluas melampaui batas demografi tradisional.
4. Menyusun Profil Pelanggan
Membayangkan satu sosok manusia nyata sebagai perwakilan pembeli sangat membantu. Hal ini jauh lebih efektif daripada sekadar melihat deretan tabel data.
Cara menentukan target konsumen yang manjur adalah dengan menggali hambatan profil ini. Cari tahu apa kriteria ketika sedang memilih produk.
Selain itu, pahami perjalanan calon pembeli sampai akhirnya memutuskan untuk membeli. Informasi ini paling bagus didapat dengan mengobrol langsung.
Kamu hanya butuh beberapa profil utama saja. Cukup buat dua atau empat profil yang menggambarkan mayoritas pembeli. Tidak perlu membuat terlalu banyak profil yang justru membingungkan tim.
Dengan memahami jalan pikiran calon pembeli, narasi iklanmu akan tepat sasaran dan secara otomatis kedekatan emosional dengan pembeli dapat terbentuk.
5. Memastikan Produk Cocok dengan Pasar
Keberhasilan jualan sebenarnya dapat dilihat dari sejauh mana produkmu berhasil memuaskan pasar besar. Mencari target pasar dalam tahap ini berarti menemukan kelompok yang “lapar”, yaitu sekelompok orang yang sudah sangat butuh solusi nyata.
Hanya saja, orang-orang ini belum menemukannya di tempat atau brand lain. Kalau produkmu hadir memberikan solusi yang dibutuhkan, maka penjualan akan mengalir deras.
Di sisi lain, tanda kalau produkmu sudah “klik” adalah dengan meningkatnya demand organik. Pesanan akan mulai datang bertubi-tubi sekalipun kamu tidak menggunakan iklan mahal.
Sebaliknya, pelanggan akan dengan sukarela merekomendasikan produkmu kepada orang lain.
6. Melakukan Uji Coba Skala Kecil
Hindari terlalu percaya diri dengan asumsi atau perasaan pribadi saja. Nyatanya, data di lapangan tak jarang jauh berbeda dengan teori di kepala.
Lantas, bagaimana cara menentukan target pasar dalam usaha yang masih baru? Caranya adalah melalui eksperimen kecil dengan meluncurkan versi produk sederhana.
Kamu bisa melihat bagaimana respons langsung orang-orang terhadap produk tersebut. Jika ternyata calon pembeli tidak tertarik, kamu masih berkesempatan untuk segera berbenah.
Di samping itu, perhatikan data perilaku pembeli. Hindari semata-mata terpaku pada jumlah follower atau likes di media sosial. Angka-angka tersebut tidak mencerminkan daya beli yang sesungguhnya.
7. Mencari Peluang di Pasar yang Sepi
Bagaimana cara menentukan target pasar dari suatu produk jika pasar padat? Kamu bisa mencoba melihat ke arah orang-orang yang selama ini terabaikan.
Kelompok ini kebanyakan tidak pernah terpikirkan oleh pemain besar sebelumnya. Misalnya, kamu bisa menjual produk kesehatan khusus untuk pekerja paruh waktu.
Tak jarang peluang emas bersembunyi di balik kebutuhan yang tidak terpenuhi. Dengan melayani kelompok ini, kamu tidak perlu pusing memikirkan serangan harga dari kompetitor raksasa lainnya.
Jadi, fokus pada pelayanan yang sangat spesifik untuk kelompok tersebut sekarang juga.
8. Memprioritaskan Pelanggan Paling Berharga
Perlu diingat, tidak semua pelanggan memberikan keuntungan serupa. Penentuan target pasar adalah strategi untuk lebih memperhatikan pelanggan loyal. Maksudnya, kamu perlu menghitung nilai keuntungan jangka panjang dari satu pelanggan tersebut.
Ada kelompok pelanggan yang sangat sering belanja dengan jumlah banyak setiap bulannya. Nah, fokuskan tenaga dan biaya marketing pada kelompok premium ini. Berikan perlakuan istimewa sehingga merasa dihargai sebagai pelanggan tetap.
Sebaliknya, tidak perlu menghabiskan energi untuk melayani pelanggan yang banyak menuntut. Prioritaskan pembeli yang memberikan pertumbuhan positif bagi kesehatan finansial bisnismu. Dengan begitu, pengeluaran iklanmu akan jauh lebih efisien.
9. Mendominasi Niche Kecil Terlebih Dahulu
Bagi produk yang benar-benar baru, meyakinkan khalayak luas adalah tantangan besar. Untuk mengatasinya, kamu harus fokus pada satu niche kecil dulu.
Kuasai satu kelompok kecil yang sangat spesifik dengan pelayanan maksimal. Selain itu, produk harus dipastikan bisa sepenuhnya menuntaskan masalah di kelompok kecil tersebut sekarang juga.
Kepuasan niche inilah yang nanti menjadi modal untuk ekspansi. Kamu bisa menunjukkan testimoni kelompok tersebut untuk meyakinkan calon pembeli yang ragu. Dengan begitu, perluasan pasar pun lebih mudah dan murah.
10. Membangun Komunitas Setia
Terakhir, daripada bermimpi punya jutaan pembeli random, bangun sebuah komunitas. Target pasar di sini adalah orang-orang dengan kesamaan persepsi dan nilai-nilai.
Karena itu, orang-orang ini harus memiliki ikatan emosional yang sangat kuat terhadap brand value-mu. Lebih dari sekadar pembeli, melainkan suporter militan.
Keuntungannya, kelompok setia ini akan tetap bersama kamu meski tren terus berubah nantinya. Maka dari itu, perlakukan mereka sebagai aset bisnismu yang paling berharga.
Perluas Jangkauan Pasar Bersama Lion Parcel
Usai menentukan target, waktunya memikirkan urusan logistik supaya produk sampai dengan selamat. Jasa pengiriman barang tepercaya seperti Lion Parcel hadir sebagai solusi akselerasi bisnismu. Kami menawarkan keandalan tinggi sehingga operasional harian tetap berjalan lancar.
Memberikan kepuasan pelanggan lewat layanan profesional adalah komitmen kami. Nikmati berbagai keuntungan berikut ini:
- Pengiriman jalur udara lebih cepat berkat dukungan armada Lion Air.
- Layanan pick-up paket gratis tanpa syarat minimal jumlah.
- Harga kompetitif menjaga efisiensi anggaran bisnis.
- Jangkauan luas meliputi 98% kecamatan di seluruh Indonesia.
- Layanan pengiriman internasional ke lebih dari 40 negara.
Sudah siap mempraktikkan cara menentukan target pasar di atas dan menyambut lonjakan pesanan? Dan yang tidak kalah penting, percayakan pengiriman paketmu sepenuhnya kepada Lion Parcel lalu jadikan produkmu pilihan utama di pasar yang tepat!