10 Cara Membedakan Emas Asli dan Palsu, Wajib Tahu Sebelum Investasi

10 Cara Membedakan Emas Asli dan Palsu, Wajib Tahu Sebelum Investasi

Penulis
Rizki Astuti
Tanggal publish
30 Desember 2025

Cara membedakan emas asli dan palsu jadi hal krusial ketika kamu berminat berinvestasi pada logam mulia ini. Ya, karena popularitasnya masih tinggi, tidak heran ada saja celah yang dilakukan oleh orang tak bertanggungjawab dengan menjual emas palsu.

 

Dan tentu, masih saja ada pembeli yang terkecoh, sebab visualnya mirip emas asli, bahkan juga punya cap kadar “keaslian”. 

Nah, agar investasi kamu tidak bermasalah ke depannya, kami sudah siapkan nih informasi soal karakteristik emas asli dan palsu, cara cek bedanya, sampai tips agar aman membelinya. Yuk, simak detailnya!

Pentingnya Tahu Perbedaan Emas Asli dan Palsu

Pentingnya Tahu Perbedaan Emas Asli dan Palsu

 

Paham soal dasar mengenai perbedaan produk asli dan bukan ini tidak sekadar soal kehati-hatian, tetapi juga usaha melindungi aset pribadi. Sebab, emas merupakan barang bernilai tinggi yang sering jadi investasi jangka panjang maupun simpanan darurat.

 

Saat beli emas palsu, sudah jelas kamu menderita kerugian finansial, karena emas palsu tidak punya nilai jual seperti emas asli. 

Saat dijual kembali, sudah pasti emas kamu ditolak atau dihargai jauh di bawah ekspektasi. Kerugian ini terasa semakin besar bagi penjual maupun kolektor yang bertransaksi dalam jumlah besar.

 

Nah, dengan tahu perbedaannya, maka kamu bisa mengurangi risiko tertipu oleh penjual nakal.

Ciri-ciri Emas Logam Mulia Asli dan Palsu

Ciri-Ciri Emas Logam Mulia Asli dan Palsu

 

Sebelum cek cara membedakannya, setidaknya kamu harus tahu dulu nih ciri-ciri emas asli dan palsu, biar tidak mudah tertipu di kemudian hari,

1. Ciri-Ciri Emas Asli

Emas asli mempunyai karakter unik yang lumayan konsisten, terutama jika bentuknya masih logam mulia berkadar tinggi. Nah, ciri-cirinya antara lain:

  • Tidak akan gampang tertarik dengan magnet, sebab tidak ada kandungan partikel magnetiknya.
  • Ada cap kadar emas, di salah satu bodinya, misalnya 999 (24K), 916 (22K), atau 750 (18K).
  • Emasnya padat dan terasa berat, karena densitas emas murni mencapai 19,3 g/ml.
  • Tidak mengeluarkan aroma amis atau karatan walaupun terciprat air atau keringat.
  • Tidak korosif dan tidak berkarat, sehingga warnanya tetap stabil meski untuk pemakaian lama.
  • Warnanya tidak gampang berubah ketika digosok di tangan, keramik, atau kertas.
  • Berpotensi punya bekas saat digigit, karena emas termasuk logam lunak, terutama emas berkadar tinggi.
  • Bunyi emas asli terdengar nyaring dan lebih panjang ketika dijatuhkan perlahan.
  • Tidak mempunyai reaksi saat bercampur dengan asam nitrat atau cuka.
  • Sudah punya sertifikat resmi dan disertai QR atau barcode verifikasi.

2. Ciri-Ciri Emas Palsu

Sama seperti yang aslinya, emas palsu pun punya karakteristik tersendiri, yaitu:

  • Mudah ditarik menggunakan magnet, karena punya kandungan nikel, besi, , atau logam lainnya.
  • Tidak punya cap kadar emas atau capnya tidak sama dengan  standar pasar.
  • Ada aroma bau atau logam sesudah terkena air atau keringat.
  • Warnanya mudah pudar atau luntur saat digosok.
  • Emas palsu bereaksi terhadap asam, sehingga berubah jadi warna hijau, putih susu, atau kuning kusam.
  • Mengeluarkan suara tumpul dan pendek saat dijatuhkan.
  • Lapisan emas bisa terkelupas seiring waktu pemakaian.

Cara Membedakan Emas Asli dan Palsu

Setelah tahu ciri dasarnya, kamu bisa mencoba sepuluh teknis pengecekan perbedaan emas asli dan palsu, yaitu:

1. Cek Cap 

Perhatikanlah cap kadar di pengait atau permukaan emas. Yang asli umumnya punya cap yang jelas, seperti 999, 916, atau 750. Jika capnya tidak rapi, samar, atau tidak lazim, maka kamu patut curiga emasnya palsu.  

2. Tes Magnet

Cara membedakan emas asli dan palsu dengan magnet termasuk metode paling sederhana. Emas yang asli tidak akan mudah ditarik magnet, seperti penjelasan sebelumnya. Sebab, reaksi ini merupakan pertanda adanya campuran logam lain.

3. Tes Air atau Densitas

Cara membedakan emas asli dan palsu secara manual ini mengharuskan kamu memasukkan logam mulia dalam tempat berisi air. Logam mulia asli pasti tenggelam perlahan karena sifatnya yang padat. Sedangkan emas palsu akan langsung meluncur ke bawah atau turun secara tidak stabil.

4. Tes Gosok

Gosokkan emas ke telapak tangan, keramik polos, atau kertas. Jika asli, kamu tidak akan melihat ada noda hitam yang tertinggal atau perubahan warna pada emas. Sementara jika palsu, akan ada noda dan perubahan warnanya.  

5. Tes Gigit Ringan

Tes ini hanya disarankan untuk emas batangan atau koin, ya. Karena emas berkadar tinggi sifatnya lunak, maka akan meninggalkan sedikit bekas ringan saat kamu gigit.

6. Tes Bau

Setelah terkena air, emas asli tidak akan mengeluarkan aroma apa pun. Jika malah keluar bau amis, maka ini biasanya emas palsu, karena reaksi seperti ini muncul pada logam campuran seperti tembaga atau kuningan.

7. Tes Suara

Coba jatuhkan emas kamu secara perlahan ke permukaan keras. Jiak deringnya panjang dan nyaring, maka emasnya kemungkinan asli. Sedangkan saat suaranya  terdengar lebih pendek, kemungkinan besar emasnya palsu.

8. Scan QR atau Barcode

Untuk emas logam mulia, kamu bisa memindai QR atau barcode emasnya menggunakan aplikasi resmi seperti CertiEye. Hasil pemindaiannya akan menunjukkan dan memverifikasi keaslian emasmu.

9. Uji Profesional

Kamu bisa bawa emas menuju toko emas atau Pegadaian jika ingin pengecekan lebih profesional. Sebab, pemeriksaannya menggunakan alat khusus seperti uji densitas atau cairan kimia standar.

10. Cek Sertifikat Keaslian

Pastikan emas sudah punya sertifikat resmi dan dibeli dari penjual tepercaya. Sebab, sertifikat ini merupakan bukti penting dalam transaksi jual beli.

Tips Beli Logam Mulia yang Aman dan Tepercaya

Tips Beli Logam Mulia yang Aman dan Tepercaya

 

Agar logam mulia yang kamu beli asli dan berkualitas, coba ikuti beberapa tips di bawah saat membelinya:

  • Beli hanya di tempat resmi dan berizin, seperti Butik Antam LM, Pegadaian, UBS, atau toko emas tepercaya.
  • Pastikan ada sertifikat keaslian dan kemasan segelnya masih utuh.
  • Gunakan aplikasi verifikasi barcode atau QR untuk cek keasliannya.
  • Hindari membeli harga yang terlalu murah dan tidak masuk akal, karena harga pasaran emas asli biasanya tidak terlalu berbeda.
  • Cek fisik emas sebelum transaksi, mulai dari cap, berat, hingga warna.
  • Simpan bukti pembelian dan sertifikat demi menjaga nilai jual kembali.

Lion Parcel, Solusi Aman untuk Pengiriman Emas Logam Mulia

Selain memastikan keaslian, pengiriman emas juga perlu perhatian khusus. Sebagai  barang bernilai tinggi, otomatis pengirimannya harus aman dan menggunakan jasa kirim tepercaya.  

 

Untungnya, ada Lion Parcel yang hadir sebagai solusi pengiriman aman dengan sistem tracking real-time, perlindungan asuransi, dan jaringan luas di seluruh Indonesia. Layanan ini cocok untuk penjual, kolektor, maupun investor yang perlu mengirim emas logam mulia antar kota dengan rasa aman.

 

Menariknya, Lion Parcel juga menyediakan layanan Cash On Delivery melalui COD Lion Parcel. Fitur ini memberi rasa aman tambahan, karena penerima bisa membayar saat paket diterima. 

 

Sistem COD ini juga sudah mendukung pembayaran via QRIS, dilengkapi asuransi, serta biaya yang transparan dan terjangkau.

Dengan dukungan pengiriman aman dan opsi COD, transaksi emas  pun menjadi lebih nyaman, baik untuk penjual maupun pembeli. Jangan lupa gunakan asuransi pengiriman ya!

 

Oleh karena itu, setelah tahu cara membedakan emas asli dan palsu sampai tips membelinya, jangan lupa untuk langsung dipraktikkan, ya. Soal pengiriman emasnya, pastikan Lion Parcel sebagai andalan kamu!

#jasapengiriman
Mau kirim paket tapi males keluar rumah?
Cobain Pick-up sekarang!
logo-btn.png
Kirim sekarang

Lihat promo spesial!

logo-btn.png
Semua promo