Di tengah mobilitas yang tinggi, banyak orang mulai mengubah gaya hidup menjadi serba praktis, termasuk urusan makanan. Tidak heran jika bisnis makanan frozen masih menjadi peluang bisnis yang menjanjikan.
Pangsa pasar yang besar, membuat usaha ini memiliki banyak pesaing. Karena itu, bisnismu membutuhkan strategi agar lebih menarik di mata pelanggan. Tak cuma soal strategi, kemasan produk frozen food juga harus tepat. Sebab, risiko kerusakan produk hingga keterlambatan kerap mengincar, terutama jika wilayah pengirimannya bukan di kota besar. Apabila aspek tersebut tidak ditangani dengan benar, hal ini dapat memengaruhi kepuasan pelanggan.
Agar tidak bingung harus memulai dari mana yuk simak pembahasan strateginya di bawah ini.
5 Aspek yang Harus Diperkuat dalam Bisnis Makanan Frozen
Untuk memastikan strategi bisnis frozen food untuk pemula ini sukses, maka perkuatlah lima aspek berikut:
1. Kualitas Produk dan Keamanan Pangan
Kualitas produk merupakan kunci utama dalam ketika menjalani bisnis ini, apalagi produknya akan dikonsumsi konsumen.
Pastikan bahan baku yang digunakan untuk bisnis makanan frozen food homemade atau dari brand pilihan kamu sudah berstandar tinggi dan bebas dari kontaminasi. Pilihlah bahan yang segar dan gunakan teknik pembekuan yang modern, seperti blast freezing supaya kesegaran, tekstur, dan rasa makanan tetap bagus.
Selain itu, patuhi juga semua regulasi mengenai keamanan pangan, misalnya dengan sertifikasi BPOM atau ISO 22000. Kedua sertifikasi ini akan memberikan jaminan kualitas produk sekaligus bisa meningkatkan kepercayaan pelangganmu.
Jangan lupa, awasi proses produksi agar mencegah hal tak diinginkan terjadi.
View this post on Instagram
2. Pengemasan yang Aman dan Menarik
Kemasan frozen food mempunyai peran penting dalam menjaga kualitas barang mentah selama pengiriman. Untuk memilih kemasan yang tepat, kamu bisa mengikuti beberapa tips ini:
- Gunakan kemasan khusus: Untuk makanan mentah yang mudah membusuk, seperti daging atau ikan, manfaatkanlah kemasan vakum yang bisa mengurangi paparan udara sekaligus memperpanjang masa penyimpanan barang.
- Kemasan berinsulasi: Pilih kemasan berinsulasi yang mampu menjaga suhu tetap dingin selama pengiriman, seperti gel pack dan kotak styrofoam.
- Pastikan kemasan kedap udara: Kemasan ini mampu mencegah kontaminasi dari luar sekaligus mempertahankan kesegaran barang.
- Hindari kontaminasi selama pengiriman: Pasti pengemasan dilakukan dengan baik dan minim risiko kontaminasi. Menggunakan jasa pengiriman berkualitas juga dapat menghindari risiko ini.
3. Jaringan Distribusi yang Efisien
Jaringan distribusi yang efisien sangat kamu perlukan untuk memastikan produk tetap dalam keadaan terbaiknya. Oleh karena itu, bisnismu harus bekerja sama dengan jasa pengiriman tepercaya.
Oleh karena itu, pastikanlah memilih jasa pengiriman yang memiliki pengalaman khusus. Dengan pengalaman ini, mereka pasti mampu menangani paketmu dengan benar, sehingga produk sampai dalam keadaan baik di tujuan.
Selain itu, manfaatkan juga fitur lacak paket untuk memantau status pengiriman, sehingga konsumen juga bisa memantau perjalanan paket mereka. Hal ini juga memberikan pelanggan transparansi terkait pengiriman.
Baca juga:
- 5 Cara Menghindari Dead Stock untuk Bisnis Frozen Food
- 5 Kemasan yang Cocok Digunakan untuk Frozen Food
- 5 Trik Meningkatkan Pelayanan Bisnis Makanan Beku
4. Pemasaran yang Inovatif
Di era digital ini, pemasaran yang inovatif dan kreatif adalah kunci sukses dalam bisnis frozen food. Kamu bisa memanfaatkan media sosial, seperti Instagram, Facebook, dan TikTok untuk mempromosikan produk dengan membuat konten menarik dan iklan.
Selain itu, berikan juga penawaran yang bagus, misalnya:
- Diskon produk
- Bundling.
- Program loyaltas
Sementara itu, untuk meningkatkan visibilitas brand, bisnismu bisa berkolaborasi dengan food influencers.
Jangan lupa, pastikan kamu memanfaatkan marketplace sebagai saluran penjualan tambahan agar produk makanan bekumu bisa lebih mudah diakses oleh berbagai kalangan.
5. Pelayanan Pelanggan yang Profesional
Pelayanan pelanggan yang baik merupakan faktor penting untuk menjaga loyalitas pelangganmu. Pastikanlah tim customer service bisnismu selalu responsif dalam menjawab pertanyaan atau menangani keluhan.
Selain harus responsif, pastikan layanan bisnismu juga selalu menyediakan solusi cepat untuk semua masalah yang pelangganmu hadapi.
Selain itu, sediakanlah opsi pengiriman fleksibel, baik itu dari segi metode pembayaran hingga pengirimannya. Untuk sistem pembayaran, sebaiknya kamu memasukkan sistem COD (cash on delivery), sehingga bisa memudahkan pelanggan yang kesulitan untuk mengakses mobile banking atau ATM tetap bisa berbelanja.
Saat mengirim produk, pastikan jasa pengiriman pilihanmu menyediakan berbagai jenis layanan, khususnya pengiriman cepat, mengingat produkmu adalah makanan yang tidak bisa tahan lama di suhu ruangan