10 Aplikasi Pencatat Keuangan Usaha Terbaik untuk Android & iOS
Masih harus kelola arus kas secara manual? Sekarang sudah tidak zaman lagi!
Ya, kelola arus kas secara manual sudah tidak relevan lagi di era yang menuntut kecepatan data seperti sekarang. Nah, di dalam 10 aplikasi pencatat keuangan jempolan yang bisa membereskan keruwetan pembukuan kamu dalam sekejap.
Laporan laba rugi hingga stok barang bisa kamu kelola secara otomatis di HP dengan aplikasi-aplikasi berikut.
10 Rekomendasi Aplikasi Pencatat Keuangan Terbaik untuk Bisnis
Akibat uang pribadi dan uang jualan bercampur aduk, pertumbuhan usaha berisiko terhambat. Masalah ini perlu segera diatasi.
Untungnya, kehadiran teknologi berbasis cloud menyederhanakan pengaturan arus kas bisnis. Kamu pun punya lebih banyak waktu untuk memikirkan strategi ekspansi daripada sekadar menghitung nota yang menumpuk. Ini 10 pilihannya:
1. BukuWarung
BukuWarung mengutamakan kemudahan bagi pengguna awam yang belum paham teori akuntansi berat.
Menariknya, tersedia fitur pengingat utang otomatis lewat SMS yang memperlancar arus kas sambil menjaga hubungan baik dengan pelanggan. Di samping itu, berkat integrasi QRIS, setiap transaksi masuk langsung tercatat otomatis di laporan harian.
Kabar baiknya, aplikasi pencatat keuangan Android ini juga sedang mengembangkan versi web untuk tampilan lebih lega.
2. Wave Accounting
Mencari aplikasi pencatat keuangan di iOS yang cukup lengkap untuk kebutuhan profesional? Ada Wave yang menawarkan standar akuntansi ganda (double-entry) secara cuma-cuma. Fitur unggulannya adalah scan tanda terima otomatis memakai teknologi OCR yang bisa mengekstrak data dari foto nota belanja.
Aplikasi ini bisa ditemukan di App Store maupun Play Store. Selain itu, kamu bisa menghubungkan rekening bank bisnis. Jadi, kamu tak perlu lagi input manual berkali-kali karena transaksi akan tersinkronisasi otomatis.
3. Paper.id
Bagi kamu yang bermain di ranah B2B, Paper.id memberikan solusi yang unik. Aplikasi pencatat keuangan bisnis ini menyediakan fitur e-Meterai resmi dari PERURI.
Tapi yang paling menggiurkan adalah fitur PaperPay Out, di mana kamu bisa membayar pemasok menggunakan kartu kredit untuk memperpanjang napas modal kerja hingga 60 hari.
Tersedia di Android dan iOS, Paper.id juga bisa meminimalkan kesalahan administratif melalui fitur Three-Way Matching. Dengan fitur ini, tagihan yang kamu bayar pasti sesuai dengan pesanan dan barang yang diterima di gudang.
4. Labamu
Labamu memahami kebutuhan kafe dan restoran. Karena itu, aplikasi ini menghadirkan fitur QR Menu yang memungkinkan pelanggan memesan langsung dari meja masing-masing.
Pesanan tersebut otomatis masuk ke sistem kasir dan dapur, sehingga mengurangi kekacauan komunikasi pada jam-jam sibuk. Labamu tersedia di kedua platform besar seluler.
Bukan cuma itu, aplikasi ini punya fitur manajemen staf untuk melacak kinerja karyawan di berbagai cabang sekaligus. Tak heran jika Labamu menjadi salah satu aplikasi pencatat keuangan yang bagus untuk pengusaha kuliner yang ingin mengontrol operasional banyak outlet dari satu genggaman.
5. Kledo
Kledo hadir bagi UMKM yang yang mencari aplikasi pencatat keuangan offline yang tetap bisa sinkron ketika kembali terhubung ke internet.
Salah satu fitur yang jarang ada di aplikasi gratisan adalah penghitungan penyusutan aset tetap secara otomatis. Jadi, nilai kendaraan atau mesin produksi akan terhitung depresiasinya setiap bulan dengan mudah.
Aplikasi ini dapat diunduh di Android maupun iOS. Kledo membatasi hingga 1.000 faktur per bulan untuk paket gratisnya, jumlah yang tergolong besar untuk bisnis skala menengah.
6. Zoho Books
Zoho Books menawarkan fitur Customer Portal yang membebaskan klien untuk mengunduh faktur atau membayar tagihan secara mandiri. Di samping itu, kamu juga bisa mengatur agar sistem mengirimkan email ucapan terima kasih secara otomatis setelah pembayaran terverifikasi.
Zoho Books tersedia di Android, iOS, hingga smart watch sehingga sangat cocok bagi startup yang mengejar efisiensi sistem maksimal. Sebagai catatan, paket gratisnya punya batas pendapatan tahunan sekitar Rp800 juta.
Meski begitu, Zoho Books termasuk aplikasi pencatat keuangan iPhone yang elegan secara visual dan fungsionalitas.
7. CrediBook
Jika kamu mencari aplikasi pencatat keuangan di Android maupun iOS sesuatu yang super ringan, CrediBook jawabannya. Aplikasi ini dapat menggantikan buku utang fisik yang sering hilang atau rusak.
Keunggulan terbesarnya adalah kemampuan mencetak struk lewat printer Bluetooth. Tak hanya itu, aplikasi ini juga fokus pada kemudahan navigasi.
8. AkuntansiKu
Bagi kamu yang punya latar belakang akuntansi atau ingin laporan terperinci, AkuntansiKu patut dicoba. Aplikasi pencatat keuangan usaha ini menyediakan fitur jurnal umum, buku besar, hingga neraca saldo yang sangat lengkap.
Data tersimpan aman di cloud dengan sistem hak akses bertingkat untuk admin dan karyawan. Kamu bisa mengaksesnya via Android, iOS, maupun browser.
AkuntansiKu menjadi pilihan utama bagi pengusaha yang ingin melakukan analisis bisnis mendalam berdasarkan angka-angka akurat. Urusan pelacakan pajak pun menjadi lebih mudah karena strukturnya sudah mengikuti standar Indonesia.
9. Money Manager (oleh Realbyte)
Visualisasi data adalah kelebihan utama dari Money Manager. Kamu juga bisa melihat grafik lingkaran dan batang yang berwarna-warni untuk memantau kesehatan finansial.
Di sisi lain, kamu bisa mengedit data dari komputer lewat koneksi Wi-Fi dengan fitur PC Manager. Tersedia di Android dan iOS, aplikasi ini banyak diandalkan freelancer untuk mengelola aset pribadi sekaligus bisnis.
Jika kamu mencari aplikasi pencatat keuangan jualan yang intuitif dan tidak membosankan, Money Manager layak dipertimbangkan. Keamanannya pun terjaga dengan fitur cadangan otomatis ke penyimpanan cloud pilihanmu.
10. Teman Bisnis
Terakhir, ada Teman Bisnis yang pendekatannya sangat edukatif bagi pengusaha pemula. Aplikasi ini menggunakan istilah-istilah sederhana yang mudah dimengerti. Ukurannya pun kecil, sehingga lancar berjalan di HP spesifikasi rendah sekalipun.
Walau sekarang lebih dominan di Android, Teman Bisnis masih menjadi aplikasi keuangan yang andal untuk memberikan wawasan instan tentang laba-rugi hari ini. Karena itu, kepraktisannya membuat aplikasi ini cukup direkomendasikan bagi yang baru saja memulai berwirausaha.
Baca Juga:
- Cara Membuat Brand Sendiri dari Nol agar Bisnis Mudah Berkembang
- Sumber Kekayaan Lesti Kejora, dari Panggung Dangdut Sampai Bisnis
- Sumber Kekayaan Agnes Jennifer, Content Creator Tajir yang Gugat Cerai Suami
Efisiensi Biaya Operasional Bisnis Bersama Lion Parcel
Setelah urusan keuangan rapi berkat aplikasi pencatat keuangan, langkah selanjutnya adalah menemukan jasa kirim yang berani diandelin dan ongkirnya murah. Biaya logistik yang membengkak tak jarang menggerogoti keuntungan usaha.
Untuk itu, kamu butuh jasa pengiriman yang andal untuk menjaga kepuasan pembeli sekaligus menyehatkan arus kas. Lion Parcel hadir sebagai mitra strategis yang memahami kebutuhan distribusi UMKM di seluruh pelosok negeri.
Keuntungan yang bisa kamu dapatkan ketika kirim paket dengan Lion Parcel antara lain:
- Pengiriman hingga ke lebih dari 98% kecamatan di 34 provinsi di Indonesia, hingga di daerah terpencil sekalipun.
- Tersedia layanan JAGOPACK yang sangat terjangkau.
- Tersedia layanan prioritas BOSSPACK yang memastikan paket tiba di tujuan pada keesokan harinya dengan prioritas tinggi.
- Terbaru, ada layanan MINIPACK yang bisa kirim paket ringan maks. 300 gram dengan ongkir lebih murah.
- Kemudahan memantau posisi paket secara akurat melalui website atau aplikasi Lion Parcel.
- Mendukung metode pembayaran di tempat (COD) yang sangat diminati pembeli di berbagai daerah.
- Tidak perlu repot keluar rumah atau toko, kurir kami akan menjemput paket tanpa biaya tambahan sedikit pun.
Dengan mengintegrasikan pencatatan yang rapi dan distribusi yang efisien, bisnis kamu punya fondasi yang kuat untuk terus bertumbuh. Sudah siap mengirimkan paket jualanmu hari ini? Yuk, gunakan Lion Parcel dan rasakan kemudahan kirim paket ke seluruh Indonesia dengan tarif bersaing!