7 Tips Foto Produk yang Menarik untuk Media Sosial

7 Tips Foto Produk yang Menarik untuk Media Sosial

Penulis
Rizki Astuti
Tanggal publish
1 Agustus 2024

Untuk meningkatkan daya tarik produk yang kamu pajang di media sosial, pastikanlah untuk selalu mengambil fotonya dengan baik. Tidak harus selalu memakai jasa fotografer profesional, kamu bisa melakukannya sendiri. Tapi tentu dengan mengikuti sejumlah tips foto produk agar hasilnya estetik dan ciamik.

 

Nah, ini dia 7 tips foto produk menarik dan berkualitas agar jualanmu makin cuan!

Tips Foto Produk untuk Media Sosial

seorang fotografer sedang melakukan setting kamera

 

Ada banyak cara foto produk aesthetic untuk ditampilkan di media sosial pribadi atau bisnis milikmu. Dari banyaknya tips, beberapa cara yang bisa kamu ikuti di antaranya adalah:

1. Manfaatkan Background Berwarna Netral

Untuk membuat fokus dari foto tersebut hanya pada produknya, sebaiknya kamu memakai background berwarna netral. Beberapa warna tersebut yaitu abu-abu, hitam, serta putih.

 

Jika kamu ingin mendapatkan kesan luxury, cobalah pakai latar belakang hitam, karena kesan mewah dan berkelas pada produk akan semakin terasa. Sedangkan untuk hasil foto yang hasil kontrasnya lebih bagus dengan produk, maka pertimbangkanlah warna putih dan abu-abu.

2. Maksimalkan Kondisi Pencahayaan

Pencahayaan memiliki peran besar dalam memotret produk, karena bisa menegaskan kesan tertentu. Sebaiknya kamu memakai cahaya alami saat pagi atau sore, agar hasilnya lebih natural. Namun jika akses cahaya alami itu sulit, kamu dapat menggunakan pencahayaan dari ring light atau lampu.

 

Namun pastikan cahayanya tidak terlalu terang atau kurang. Saat cahayanya terlalu terang, maka warnanya akan kontrak dengan produkmu. Sementara saat pencahayaannya kurang, maka berbagai detail pada produk kurang terlihat.

3. Potret Produk dari Berbagai Sudut

Mungkin kamu pernah membaca beberapa saran angle sesuai jenis produk, misalnya saja untuk produk makanan harus diambil dari atas dan baju dari depan. Namun, alangkah baiknya kalau kamu tetap mengambil foto produk dari berbagai angle yang memungkinkan.

 

Cara foto produk yang ketiga ini akan membantumu dalam memperlihatkan berbagai detail yang hanya terlihat pada sudut tertentu. Oleh karena itu, pertama potret produk dengan angle utama sesuai produkmu, lalu coba juga potret dari berbagai angle lain.

 

Dengan begitu, berbagai detail akan terlihat. Secara tidak langsung ini juga akan membantu calon konsumenmu mendapatkan gambaran yang spesifik tentang produk.

 

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Wiranesia Inkubator | Yayasan Wirausaha Sosial Teknologi ID (@wiranesia.inkubator)

4. Selalu Konsisten dengan Gaya Foto

Supaya identitas brand atau bisnismu tetap kuat dan mudah diingat, pastikan juga untuk selalu menerapkan gaya foto yang konsisten setelah melakukan trial and error.

 

Beberapa hal yang wajib konsisten adalah mengenai palet warna, angle, pencahayaan, properti penunjang, serta watermark agar hasil jepretan produk tidak disalahgunakan pihak lainnya.

5. Pakai Kamera yang Bagus

Supaya hasil jepretanmu lebih profesional, maka sebaiknya memakai kamera profesional, seperti mirrorless dan DSLR. Dengan kamera tersebut, hasil fotonya akan lebih jernih dan memuat detail produk lebih terlihat.

 

Untuk kamu yang belum memiliki kamera profesional, jangan berkecil hati. Kamu masih bisa memanfaatkan kamera pada HP. Namun usahakanlah agar kualitas kameranya memadai untuk mendapatkan foto terbaik.

 

Baca Juga: 

6. Menata Produk dengan Tepat

Perhatikan juga posisi produk selama pemotretan agar hasilnya enak dilihat mata. Kamu bisa mengatur posisi yang terlihat lebih cocok dengan produkmu, seperti di tepi atau tengah.

 

Sementara itu apabila ada beberapa produk yang harus dipotret sekaligus, kamu sebaiknya mengatur jarak dan posisinya.

Jika kamu ingin memperlihatkan ukurannya kepada calon konsumen, carilah benda lain sebagai pembandingnya. Misalnya dengan menempatkan HP atau laptop di dekat tas agar orang lain tahu perbandingan ukurannya.

7. Lakukan Editing

Agar hasil foto sempurna, kamu bisa melakukan sesi pengeditan sebelum mengunggahnya ke media sosial. Selama mengedit, kamu dapat mengatur tingkat cahaya, kontras, memotong atau crop, menghapus objek lain, menambah filter, atau tulisan.

 

Pastikan jangan terlalu over dalam melakukan editing karena hal ini tidak menggambarkan produk seperti yang sebenarnya, ya.

Kirim Produk Melalui Ekspedisi Terdekat Lion Parcel

tips foto produk

 

Ketika produkmu semakin dilirik oleh pembeli karena foto produk yang estetik dan bisa “bercerita”, maka orderan sudah pasti akan semakin meningkat. Nah, jangan lupa untuk menggunakan Lion Parcel sebagai ekspedisi terdekat dan terbaik untuk membantu mengirimkan paketmu dengan aman kepada konsumen.

 

Ekspedisi terdekat Lion Parcel menyediakan banyak layanan pengiriman yang bisa menyesuaikan dengan pilihanmu atau konsumen, sehingga estimasi sampai produknya sesuai ekspektasi. Ketika pengirimannya tepat waktu, tentu saja akan banyak pelanggan loyal yang selalu order di tempatmu, kan?

 

Tak perlu antar barang, biasanya ekspedisi terdekat Lion Parcel memiliki layanan jemput (pick up) paket di rumah atau lokasi kamu berada. Kamu bisa lebih mengehemat pengeluaran untuk datang ke agen langsung. Selain itu, Lion Parcel juga memiliki metode pembayaran Cash on Delivery (COD), terdapat dua metode yaitu COD ongkir + barang dan COD ongkir. 

 

Oleh karena itu, segeralah lakukan tips foto produk di atas dan jadikan ekspedisi terdekat Lion Parcel sebagai mitra pengiriman paketmu!

 

#ekspedisiterdekat #tipskirimbarang #idebisnis #strategibisnis
Mau kirim paket tapi males keluar rumah?
Cobain Pick-up sekarang!
logo-btn.png
Kirim sekarang

Lihat promo spesial!

logo-btn.png
Semua promo