Stok Berantakan Bikin Pusing? Ini Cara Biar Bisnis Kamu Lebih Tertata

Stok Berantakan Bikin Pusing? Ini Cara Biar Bisnis Kamu Lebih Tertata

Penulis
Danish Syahputra
Tanggal publish
7 April 2025

Sebagai seorang pebisnis, mengelola stok produk itu penting banget apalagi jika bisnis yang kamu miliki sedang mengalami perkembangan. Karena jika terlalu fokus terhadap aspek lainnya, stok produk kamu berantakan, tidak laku, hingga kehabisan padahal ada yang ingin beli. 

 

Nah, banyak pebisnis yang masih kesulitan dalam mengatur stok produk. Entah karena belum melakukan digitalisasi sehingga banyak prosesnya masih manual, gudang yang kurang rapi, hingga belum menemukan strategi yang sesuai untuk memastikan stok agar selalu tersedia dalam jumlah yang ideal. 

 

Padahal, kalau stok dikelola dengan baik, bisnis bisa lebih lancar dan keuntungannya bisa maksimal. Nah, di artikel berikut ini kita akan membahas cara mudah untuk atur stok produk agar bisnis kamu semakin tertata rapi. Yuk, simak sampai selesai ya!

1. Pahami Jenis dan Jumlah Stok yang Dimiliki

Stok Berantakan Bikin Pusing? Ini Cara Biar Bisnis Kamu Lebih Tertata

 

Sebelum kamu mulai mengatur stok, pastikan kamu sudah tahu barang apa saja yang ada di gudang atau toko kamu. Biasanya stok terbagi menjadi beberapa kategori seperti berikut ini:

  • Fast-moving: Barang yang cepat laku dan punya perputaran tinggi. Contohnya, makanan ringan, minuman, atau fashion yang sedang tren. Produk ini harus selalu tersedia dalam jumlah cukup, karena pelanggan sering mencarinya.
  • Slow-moving: Barang yang pergerakannya lambat dan butuh waktu lebih lama untuk terjual. Misalnya, produk-produk musiman seperti dekorasi Natal atau baju musim dingin. Untuk kategori ini, pastikan kamu nggak menimbun terlalu banyak stok agar modal nggak tertahan lama.
  • Dead stock: Barang yang sudah lama nggak laku dan hampir nggak ada permintaan. Bisa karena modelnya ketinggalan zaman atau permintaan pasarnya berubah. Barang seperti ini harus segera diatasi dengan promo atau diskon supaya tidak menumpuk di gudang.

Dengan tahu jenis-jenis stok ini, kamu bisa lebih mudah buat ngatur strategi penyimpanan dan pemasaran. 

2. Gunakan Sistem Pencatatan yang Jelas

Jangan cuma mengandalkan ingatan, karena manusia bisa lupa! Pakai sistem pencatatan stok, bisa manual di buku catatan, spreadsheet Excel, atau pakai software inventory. Beberapa tools yang bisa kamu coba adalah:

  • Google Sheets atau Microsoft Excel: Cocok buat bisnis kecil yang baru mulai. Kamu bisa membuat tabel sederhana untuk mencatat stok, jumlah masuk, jumlah keluar, dan saldo akhir stok.
  • Software inventory seperti Stockbit, Jurnal, atau SAP: Pilihan ini lebih profesional dan cocok untuk bisnis yang sudah berkembang. Dengan software ini, kamu bisa mendapatkan laporan stok secara otomatis dan lebih akurat.
  • Pencatatan manual: Bisa dilakukan di buku catatan, tapi cara ini rentan terjadi kesalahan dan memakan waktu lebih lama.

Pastikan pencatatan ini selalu di-update setiap kali ada barang masuk atau keluar supaya stok selalu terkontrol.

3. Metode FIFO atau LIFO

Stok Berantakan Bikin Pusing? Ini Cara Biar Bisnis Kamu Lebih Tertata

 

Ada dua cara yang sering dipakai buat mengatur keluar-masuknya stok:

  • FIFO (First In, First Out): Barang yang pertama masuk harus pertama keluar. Metode ini cocok untuk produk dengan masa kadaluarsa seperti makanan, minuman, dan obat-obatan. Dengan menerapkan FIFO, kamu bisa mencegah barang basi atau rusak di gudang.
  • LIFO (Last In, First Out): Barang yang terakhir masuk dikeluarkan lebih dulu. Biasanya dipakai untuk produk yang nggak ada masa kadaluarsanya, seperti bahan bangunan, alat elektronik, atau fashion tertentu.

Pilih metode yang sesuai sama bisnis kamu biar stok tetap segar dan nggak ada yang basi atau rusak di gudang.

 

Baca juga: 

4. Buat Sistem Reorder Point

Jangan sampai kehabisan stok pas lagi banyak pembeli, tentukan batas minimal stok sebelum kamu harus restock barang. Cara mudahnya:

  • Hitung rata-rata penjualan per hari.
  • Tentukan waktu pengiriman dari supplier (misalnya butuh 5 hari).
  • Buat aturan kapan harus restock. Misalnya, kalau stok kopi tinggal 10 bungkus, segera pesan lagi sebelum benar-benar habis.

Dengan sistem ini, kamu nggak akan kehilangan pelanggan karena kehabisan barang.

5. Rajin Lakukan Stok Opname

Stok Berantakan Bikin Pusing? Ini Cara Biar Bisnis Kamu Lebih Tertata

 

Stok opname adalah proses mengecek stok barang secara langsung untuk memastikan jumlahnya sesuai dengan pencatatan. Frekuensi stok opname bisa disesuaikan dengan bisnis kamu:

  • Bulanan buat bisnis kecil dengan stok yang nggak terlalu sering berubah.
  • Mingguan buat bisnis dengan perputaran barang yang cepat seperti toko ritel atau minimarket.
  • Harian kalau stok sangat banyak dan sering berubah, seperti di gudang logistik atau e-commerce besar.

Kalau ada selisih antara catatan dan stok nyata, coba cek apakah ada barang yang rusak, hilang, atau bahkan dicuri.

6. Pisahkan Stok Lama dan Baru

Supaya nggak ada barang yang terlupakan di sudut gudang, atur penyimpanan dengan jelas. Cara yang bisa kamu lakukan:

  • Pakai sistem rak berlabel supaya stok lebih mudah ditemukan.
  • Susun barang lama di depan dan barang baru di belakang untuk menerapkan metode FIFO.
  • Gunakan warna atau kode tertentu di kemasan agar lebih gampang membedakan mana stok lama dan mana yang baru.

Dengan penyimpanan yang rapi, stok lebih terkontrol dan nggak ada barang yang terlupakan.

7. Gunakan Barcode atau QR Code

Kalau bisnis kamu sudah mulai berkembang, pakai sistem barcode atau QR code bisa memudahkan pencatatan stok. Manfaatnya antara lain:

  • Setiap barang masuk atau keluar cukup discan, nggak perlu input manual.
  • Data stok lebih akurat dan bisa dicek secara real-time.
  • Mengurangi risiko kesalahan pencatatan dan mempercepat proses pengelolaan stok.
 
 
 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh ☀️リオ (@galerio.o)

8. Pantau Tren Penjualan

Jangan cuma fokus ke stok, tapi juga lihat pola penjualan. Dengan memahami tren, kamu bisa lebih tepat dalam menentukan jumlah stok yang perlu disiapkan. Misalnya:

  • Musim hujan: Payung dan jas hujan pasti lebih laku.
  • Akhir tahun: Banyak promo, stok barang harus lebih banyak.
  • Hari besar: Produk tertentu mungkin lebih laku (contoh: hampers Lebaran atau Natal).

Dengan menganalisis tren ini, kamu bisa mengatur stok lebih efisien dan nggak boros modal buat beli barang yang nggak perlu.

9. Jalin Hubungan Baik dengan Supplier

Supplier yang baik bisa jadi penyelamat bisnis kamu. Keuntungan menjalin hubungan baik dengan supplier antara lain:

  • Bisa mendapatkan harga lebih murah atau diskon khusus.
  • Dapat prioritas pengiriman saat stok sedang habis.
  • Lebih mudah negosiasi pembayaran atau metode pengiriman yang fleksibel.

Jadi, selalu jaga komunikasi dengan supplier agar bisnis tetap lancar.

10. Jual Stok Lama dengan Promo

Kalau ada barang yang udah lama nggak laku, jangan biarkan menumpuk di gudang. Beberapa strategi yang bisa kamu lakukan:

  • Diskon atau promo besar-besaran buat menghabiskan stok lama.
  • Bundle dengan produk lain agar lebih menarik di mata pelanggan.
  • Flash sale di media sosial atau marketplace supaya cepat terjual.

Dengan cara ini, stok lama bisa cepat habis dan ruang penyimpanan bisa dipakai buat barang baru yang lebih menguntungkan.

 

Kamu juga bisa mengoptimalisasi stok produk dengan menganalisis data pengiriman dari vendor kamu, dari situ kamu bisa menganalisis pola (misalnya area mana yang biasa terjadi delay) untuk mengatur strategi. Dengan strategi alur stok produk yang tepat, kamu dapat menghemat waktu dan stok produk kamu akan selalu sesuai. 

 

Kamu bisa menggunakan bantuan untuk menganalisis data pengiriman dengan menggunakan fitur tracking dari jasa pengiriman seperti Lion Parcel yang menjamin pengiriman paket lebih efisien. Dengan fitur tracking paket, kamu bisa memprediksi setidaknya bagaimana alur distribusi produk kamu yang lama dengan yang baru. 

 

Jangan lupa ya, strategi terbaik sekalipun perlu mitra ekspedisi tepercaya agar hasilnya maksimal. Untuk itu, selalu percayakan pengiriman pada Lion Parcel yang cepat dan andal!

 

#strategibisnis #lacakpaket #kirimpaket
Mau kirim paket tapi males keluar rumah?
Cobain Pick-up sekarang!
logo-btn.png
Kirim sekarang

Lihat promo spesial!

logo-btn.png
Semua promo